Kejaring OTT, Bupati Batubara Tiba di Gedung KPK!

0
181
Bupati Batubara
Copyright©tribunjateng

Kejaring OTT, Bupati Batubara Tiba di Gedung KPK!

Indowarta.com – Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen telah tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia merupakan salah satu diantara 7 orang yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dengan penggusuran proyek di Batubara, Sumatera Utara.

Terlihat Kamis dini hari, 14 September 2017 sebanyak 7 mobil secara berurutan diba di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan. Dari tujuh mobil tersebut, dua diantaranya memutar dan masuk ke dalam lobi depan KPK.

Terlihat mobil pertama berhenti di lobi dan menurunan seoarng laki-laki yang menggunakan kacamata. Nampak pria tersebut mengenakan setelan jas berwarna biru muda dan jaket hitam. Lelaki itu diam seribu bahasa ketika wartawan menanyai terkait keterlibatanya dalam kasus korupsi ini dan dia memilih langsung masuk kedalam gedung KPK mengikuti arahan polisi.

WAJIB BACA :  Pihak Dokter Beri Lampu Hijau Untuk KPK Periksa Novanto!

Tak berselang lama giliran mobil kedua sampai di depan lobi gedung KPK. Nampak yang turun dari mobil kedua ini ialah Bupati Batubara dengan menggunakan seragam putih. Ketika ditanya terkait kasus yang melibatkannya ini OK Arya Zulkarnaen memilih untuk diam tidak bersuara. Terkihat kala itu dia langsung masuk didampingi oleh seorang polisi beserta petugas keamanan KPK.

Bupati Batubara
Copyright©harianmedan

Kedua orang tersebut rebacananya akan diperiksa secara intensif maksimal 24 jam hingga KPK menetapkan status tersangka. Sebelumnya KPK membenarkan OTT yang melibatkan Arya ini dan hal tersebut dijelaskan langsung oleh Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah. Dia menyebutkan ada 7 orang yang diamankan dan Arya sendiri diduga sebagai penerima suap terkait penggusuran sejumlah proyek di Batubara.

WAJIB BACA :  KPK Bongkar Kode 'Undangan' dalam Kasus Korupsi Walikota Batu!

Febri menambahkan jika ketujuh orang yang diamankan terdiri dari unsur penyelenggara negara, unsur pejabat daerah seperti kepala dinas dan unsur swasta. ‘Dalam OTT ini ada sejumlah uang yang kita amankan. Indikasi penerimaan atau hadiah janji adanya fee dari penggusuran proyek yang ada di sana‘ ujarnya.

Sebelumnya Bupati Batubara ini telah menjalani pemeriksaan di Mapolda Sumatera Utara. Setelah menjalani pemeriksaan tersebut dia diterbangkan ke Jakarta melalui Bandara Internasioal Kualanamu, Deli Serdang bersama dengan enam tersangka lain yang masing-masing berinisial S, M, H, S, AS da H. Ketujuhnya diterbangan menggunakan maskapai penerbangan Batik Air ID 6893 sekitar pukul 21.40 WIB.

baca juga : KPK Panggil 4 Saksi di Kasus Setya Novanto!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here