Tanggapan Sri Mulyani Soal Pegawai Pajak Dapat Suap Rp 14 Miliar!

0
246
Sri Mulyani,
Copyright ©Kompas

Tanggapan Sri Mulyani Soal Pegawai Pajak Dapat Suap Rp 14 Miliar!

Indowarta.com – Terkait dengan adanya kasus penyalahgunaan jabatan sebagai pegawai pajak, telah mendapatkan tanggapan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, pihaknya memberikan dukungan kepada para penegak hukum  untuk memberikan tindakan tegas kepada para oknum yang melakukan korupsi.

BACA JUGA : Pelamar CPNS Kebanyakan ingin Bekerja dengan Sri Mulyani!

Terkait dengan hal itu sekaligus memberikan tanggapan kepada kasus dugaan penerimaan suap sebesar Rp 14 milar yang sudah diterima oleh AP dan JJ. Sekarang ini keduanya sedang ditahan oleh pihak kejaksaan agung.

“Saya kalau petugas pajak apakah ditangkap KPK, investigasi Kejaksaan, itu kasus yang cukup lama, kita akan menghormati saja,” ujar Sri Mulyani di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Tidak hanya itu, Sri Mulyani mengatakan kalau tindakan hukuman tegas juga dapat dilakukan oleh organisasi kepegawaian di Ditjen Pajak, jika kedua pihak tersebut terbukti melakukan tindakan yang melanggar aturan yang berlaku.

“Memang di dalam proses kepegawaian kita sudah cukup bukti melakukan hukuman yang kepada yang bersangkutan kita akan lakukan,” kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani,,
Copyright©dok. Bank Dunia

Diketahui sebelumnya, seorang pegawai pajak KPP Madya Gambir berinisial AP dan JJ Eks PNS Pajak KPP Madya Jakarta Selatan sekarang ini ditahan oleh Kejaksaan Agung. Penahanan dilakukan terkait dengan kasus dugaan peneriman suap penjualan faktur pajak.

BACA JUGA : Ketika Curhatan Tere Liye di FB Dibalas Oleh Sri Mulyani!

Sekarang ini keduanya menjalani penahanan di rutan Salemba, Jakarta Pusat, karena Kejakasaan Agung menduga kalau keduanya telah menerima suap sebesar Rp 14 miliar terkait dengan penjualan faktur pajak.

Penahanan akan dilakukan selam 20 hari kedepan terhadap AP, yaitu sejak 11-30 September. Sedangkan surat penahanan tersebut bernomor Print-24/F.2/Fd.1/09/2017. Setelah Kejagung melakukan pemeriksaan pada Senin (11/9), pihaknya memutuskan untuk menahan AP. Keputusan ini diambil karena dikhawatirkan kalau dia akan merusak barang bukti dan menghilangkannya.

Sedangkan, JJ sudah ditetapkan sebagai tersangka terlebih dahulu oleh Kejagung pada 4 Mei 2017 lalu. Dia diduga juga telah menyalahgunakan wewenang karena telah menerima suap dari sejumlah perusahaan, hal itu baik dilakukan secara langsung atau melalui office boy.

baca juga : Begini Hitung Hitungan Pajak yang Dikeluhkan Oleh Tere Liye!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here