Pengakuan HN Soal Konsumsi Obat PCC!

0
533
Obat PCC
Copyright©kompasregional

Pengakuan HN Soal Konsumsi Obat PCC!

Indowarta.com – Ada sejumlah remaja menjadi korban penyalahgunaan obat PCC mulai dari pelajar tingkat SD, SMP, SMA hingga pegawai. Obat tersebut merupakan salah satu jenis obat terlarang yang diduga masuk dalam salah satu jenis narkoba.

Akibat kejadian ini sebanyak 25 orang dilarikan ke rumah sakit dan 1 lainnya tewas. Sedagka korban yang dirawat di rumah sakit salah satunya yakni HN (16 tahun). HN sendiri saat ini dirawat di Rumash Sakit Jiwa (RSJ), Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Remaja ini mengaku telah mengkonsumsi tiga obat yang berbeda dalam sekali tenggak yakni Tramadol, Somadril dan obat PCC. Ketiga jenis obat tersebut dicampur dan diminum secara bersamaan dengan menggunakan segelas air putih.

‘Saya gabungkan semua. Sekitar ada lima butir, ada tiga dan dua yang kemudia saya minum secara bersamaan’ jelas HN saat ditemui di RSJ, Kendari pada Rabu, 13 September 2017.

Obat PCC
Copyright©kompasregional

Dia mengatakan jika dirinya sudah sebanyak dua kalai meminum obat PCC beserta dua obat lainnya tersebut. Menurut pengakuan remaja ini fikiran setelah minum obat menjadi tenang dan selanjutnya akan hilang kesadaran.

‘Enak rasanya seperti terbang melayang. Setelah itu saya tidak ingat apa-apa dan setelah bangun sudah ada di RSJ‘ sambungnya.

HN sendiri mengaku jika obat PCC tersebut diperolehnya dari seorang temannya yang tinggal di Jalan Segar, Kelurahan Pondambea, Kecamatan Kadai, Kota Kendari. Menurut pengakuan bocah remaja ini obat tersebut dibelinya dengan harga RP 75.000.

Terlihat kondisi HN lemas dan nampak lengan kanan remaja yang putus sekolah ini terdapat luka. Hingga saat ini petugas RSJ Kendari masih mengikat kedua kaki dan tangan HN disalah satu ranjang. Hal tersebut dilakukan karena pada saat HN tiba di rumah sakit dia mengamuk dan mencoba melukai dirnya sendiri.

Mengenai kejadian penyalagunaan obat PCC yang dialami HN dan sejulah korban lainnya ini juga ditanggapi oleh Kepala RSJ Kendari, Abdul Razak. Dia mengatakan jika sejumlah remaja yang keracunan obat ini dibawa bergantian ke rumah sakit. Mereka dibawa dalam kondisi tak sadarkan diri dan kebanyakan dari mereka mengamuk serta mencoba melukai diri sendiri.

Sementara itu pihak RSJ sendiri segera mengambil langkah cepat untuk menangani korban karena rata-rata korban berupaya melukai dirinya sendiri. Sedangkan menurut Kepala BNN Kota Kendari, Murniati mengatakan jika sata ini Kota Kendari telah masuk dalam kategori darurat narkoba. Hal tersbeut dikatakannya setelah asus 30 remaja yang mengkosumsi obat terlarang itu muncul.

baca juga : Flakka, Narkoba Berefek Zombie yang Jadi Viral Berkat Video, Sudah Masuk ke Indonesia?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here