Pengedar Obat PCC di Kendari Akhirnya Ditangkap!

0
356
Obat PCC
Copyright©kompas

Pengedar Obat PCC di Kendari Akhirnya Ditangkap!

Indowarta.com – Melihat kejadian sudah ada 50 orang yang meninggal akibat mengonsumsi obat PCC, polisi langsung bergerak cepat untuk melakukan penangkapan kepada pengedar obat berbahaya tersebut di kawasan itu.

BACA JUGA : Pengakuan HN Soal Konsumsi Obat PCC!

Setelah dilakukan penelusuran, seorang ibu rumah tangga diduga pengedar dari obat PCC ini telah diamankan pihak kepolisian. Hal ini dilakukan setelah adanya laporan terkait meninggalnya 50 orang usai menggunakan obat itu.

Seorang ibu rumah tanggang (IRT) berinisial ST, akhirnya berhasil diamankan oleh polisi sekitar pada pukul 02.00 WITA, pada Kamis (14/9/17) dini hari dikediamannya, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sebelumnya diketahui, sebanyak 50 orang yang terdiri dari para pelajar dan seorang pegawai meninggal dunia, kejadian ini setelah mereka mengonsumsi obat berbahaya dari ibu rumah tangga berusia 39 tahun tersebut.

Obat PCC
Copyright©detik

Kapolsek Mandonga, AKP Haris Akhmat Basuki mengatakan, polisi telah melakukan penanganan dalam kasus ini berdasarkan pengembangan dan informasi. Polisi kemudian langsung mendata jumlah korban jiwa yang berjatuhan setelah mengonsumsi obat PCC ini.

BACA JUGA : 1 Korban Tewas,  30 Remaja Kendari Konsumsi Obat PCC Terlarang!

“Kemarin, saat mendapatkan laporan terkait korban dari obat berbahaya tersebut kami langsung melakukan pendataan, berdasarkan informasi yang kami himpun dari keluarga korban dan masyarakat, sehingga kami mendapatkan informasi terkait tersangka dan kami langsung melakukan penggerebekan di kediamannya,” ujarnya.

Dalam penyidikan yang dilakukan, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Beberapa barang bukti yang diamankan dari ST berupan uang senilai Rp 735.000, 2.631 butir obat PCC, dan 2.800 plastik klib serta toples sebanyak 8 buah untuk wadah obat tersebut.

Memang sebelumnya ST telah menjual obat PCC itu kepada sejumlah orang dan tak lama kemudian di para korban bejatuhan. Sampai sekarang ini polisi masih belum dapat mengungkap siapa dan dari mana barang tersebut didapat.

“Kita belum sampai kesana, karena tersangka ini beberapa hari yang lalu sempat mengkonsumsi obat berbahaya tersebut dan keadaannya sekarang masih belum terlalu sadar, kami hanya mengungkap kebenaran bahwa barang tersebut merupakan milik tersangka karena didapat di dalam rumah tersangka dan kami akan terus melakukan pengembangan guna mengungkap tersangka lainnya,” pungkasnya.

BACA JUGA : Fahira Idris Benarkan Asma Dewi Aktif dalam Aksi 411 Sampai 212!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here