Kecuali Dari Indonesia, Myanmar Tolak Bantuan Untuk Rohingya!

0
334
Jusuf Kalla
Copyright ©tribunnews

Kecuali Dari Indonesia, Myanmar Tolak Bantuan Untuk Rohingya!

Indowarta.com– Kasus Rohingya ini telah menjadi salah satu sorotan di dalam sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Salah satu masalah yang terbesar di dalam mengatasi krisis ini adalah sikap pemerintah Myanmar yang menolak untuk bantaun Rohingya terkecuali Indonesia. di di sela-sela kunjungannya di New York, Amerika Serikat (AS) pada hari Senin 18 September 2017 telah mengatakan “Myanmar tidak mau menerima (bantuan),”.

Baca Juga :  Kapolri Instruksikan Tangkap Pemesan dan Pemberi Dana Saracen!

JK pun telah memberikan saran ada perlakuan yang berbeda di dalam mengatasi krisi di Myanmar tersebut. Yakni adalah dengan cara politik dan juga kemanusiaan. Secara politik, partai yang menjadi mayoritas di Rakhine State ini adalah partai supremasi Buddha yang dianggap akan menjaga konstituennya.

JK telah menjelaskan “Agama perbedaannya jelas. Tapi bukan selalu agama. Di Yangon ada ratusan masjid yang berdiri di sana”. Oleh sebab itu JK sendiri telah meminta masalah politik diselesaikan secara politik dan masalah kemanusiaan ini diselesaikan dengan cara kemanusiaan. JK telah menjelaskan “Politik diselesaikan secara internal. HAM semua kewajiban punya warga negara”.

Rohingya
Copyright©tribunnews

Sementara itu mulai besok yakni hari Rabu 20 September 2017 ini bantuan dari pemerintah Indonesia akan langsung dikiriman ke Rakhine State, Myanmar. Bantuan ini akan didistribusikan secara langsung ke Rakhine State karena pada saat ini bantuan dari beberapa negara masih menumpuk di Bangladesh.

Kepala BNPB Willem Rampangilei dalam jumpa pers di ruang Disops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada hari Selasa 19 September 2017 ini telah mengatakan “Bantuan berikutnya kita arahkan ke Rakhine State, Myanmar”.

Baca Juga : Awal Mula Terbentuknya Sindikat Saracen!

Menurut Wiliem, bantuan yang akan dikirimakn nanti sudah didata sesuai dengan kebutuhan para pengungsi. Pengungsi dari etnis Rohingya ini membutuhkan makanan siap saji, obat, selimut dan tenda. Para pengungsi juga membutuhkan penjernih air.

Rencananya, bantuan yang akan dikirimkan ini mulai dimasukkan e pesawat pada pukul 10.00 WIB hari Rabu 20 September 2017. Wiliem mengatakan “Pesawat sudah siap terbang dari Halim menuju Sultan Iskandar Muda besok jam 14.00 WIB,”.

baca juga : 

Ketika Prabowo dan Amien Rais Kompak Sebut Jokowi Pencitraan Bantu Rohingya!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here