Agus Yudhoyono Angkat Jasa SBY Saat Bahas Isu Rohingya!

0
275
Agus Yudhoyono
Copyright©kompas

Agus Yudhoyono Angkat Jasa SBY Saat Bahas Isu Rohingya!

Indowarta.com– Kekerasan yang telah terjadi terhadap warga Rohingya ini telah menjadi salah satu isu utama yang dibahas di dalam diskusi meja bundar yang dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono pada  hari Rabu 20 September 2017.

Baca Juga :  Kapolri Instruksikan Tangkap Pemesan dan Pemberi Dana Saracen!

Agus telah memimpin diskusi sebagai Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institude. Hadir juga beberapa tokoh yang kebanyakan merupakan mantan menteri di dalam era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Agus di dalam pidatonya pada hari Rabu di Hotel Dhamawangsa ini telah mengatakan “Sangat memanas di tanah air, yaitu tragedi kemanusiaan Rohingya di Myanmar”.

Agus telah mengatakan bahwa kekerasan tersebut telah terjadi semenjak Rohingya sudah tidak diakui lagi sebagai warga negara Myanmar di dalam Undang-Undang Kewarganegaraan 1982. Menurut Agus, permasalahan ini akan menjadi pekerjaan rumah Agus Yudhoyonobagi beberapa negara di ASEAN termasuk juga Hindia Australia.

Agus Yudhoyono
Copyright©tribunstyle

Selain itu Agus Yudhoyono telah memberikan singgungan mengenai jasa sang ayah yakni SBY di dalam melakukan diplomasi terhadap Myanmar. Agus Yudhoyono telah mengatakan “Di masa lalu pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Bapak SBY pernah berhasil melakukan diplomasi secara tertutup yang berhasil membujuk pemerintah Myanmar untuk berubah sikap dan membuka jalan untuk menuju reformasi terbatas yang kemudian diikuti pemilu pertama yang berjalan relatif bebas dan damai”.

Baca Juga : Awal Mula Terbentuknya Sindikat Saracen!

Adapun sikap pimpinan Myanmar yakni Aung San Suu Kyi ini juga telah mendapatkan kritik. Agus mengatakan bahwa Aung Sang Suu Kyi juga telah mendapatkan kritik karena Aung San Suu Kyi di dalam pidatonya hanya mengakui terjadinya kekerasan di negara bagian Rakhine dan juga menyelidiki eksodus warga Rohingya ke luar negeri. Namun Aung San Suu Kyi ini tidak menyebutkan peran dari militer Myanmar di dalam tragedi tersebut.

Menurut Agus Yudhoyono, beberapa negara ASEAN ini perlu memikirkan solusi permanen terhadap permasalahan warga Rohingya. Agus Yudhoyono telah mengatakan “Mungkinkah ASEAN membentuk misi perdamaian yang independent observer, yang netral dan juga imparsial untuk mengobservasi langkah-langkah pelaksanaan perdamaian secara objektif dengan tetap menghormati prinsip-prinsip non intervensi ASEAN?”.

baca juga :

Kecuali Dari Indonesia, Myanmar Tolak Bantuan Untuk Rohingya!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here