Pemerintah Akan Perpanjang Negosiasi dengan Freeport!

0
497
freeport indo
Copyrigth©jaknews

Pemerintah Akan Perpanjang Negosiasi dengan Freeport!

Indowarta.com – Pemerintah sudah memberikan kesempatan kepada PT Freeport Indonesia untuk memperpanjang masa negosisasi lanjutan. Sebelumnya, pada rencanan awal negosiasi sudah dinyatakan selesai pada 10 Oktober 2017 mendatang.

BACA JUGA: Wapres Pastikan Indonesia Dapatkan Pajak Lebih Besar Dari Freeport!

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengungkapkan, saat ini pemerintah masih melakukan sejumlah langkah untuk melakukan negosiasi lanjutan dengan PT Freeport Indonesia.

Ada beberapa pembahasan yang dilakukan, salah satunya adalah pembahasan mengenai perpajakan yang dilakukan bersama dengan Kementerian Keuangan dan mekanisme pelepasan saham (divestasi) sebesar 51 persen yang masih dilakukan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

‎”Yang ditugaskan ke Menteri Keuangan menyusun at‎uran perpajakan. Satu lagi implementasi divestasi sampai 51 persen, saat ini 9,36 persen ada di kita, sisa 41,64 persen, itu di Menteri BUMN,” ucap Jonan, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (28/9/2017).

Pihaknya mengharapkan, adanya negosiasi yang dilakukan pemerintah dengan Freeport tersebut dapat rampung dalam bulan Oktober mendatang. Namun, jika negosiasi yang dilakukan ini tidak selesai sampai jangka waktunya, maka akan ada opsi perpanjangan negosiasi.

Freeport
Copyrigth©sindonews

“Kira-kira selesai enggak sampai akhir Oktober, InsyaAllah selesai. Kalau sampai Oktober tidak selesai apakah Freeport minta perpanjangan? saya kira minta,” kata dia.

BACA JUGA : Akhirnya Freeport Berada di Pelukan Indonesia!

Jonan menjelaskan, meski sekarang ini masih ada masa perpanjangan negosiasi yang sudah dilakukan dengan Freeport, namun negosiasi  tersebut harus segera diselesaikan. Sehingga dengan itu, dia tidak menginginkan kalau negosiasi tersebut masih belum selesai hingga akhir2017 mendatang.

“Tapi jangan sampai akhir tahun belum selesai,” pungkas Jonan.

Pemerintah akan melakukan kembali pertemuan dengan PT Freeport dalam meja perundingan. Hal ini terkait dengan perundingan mengenai mekanisme divestasi usai perusahaan itu memutuskan untuk melepas sahamnya sebesar 51 persen.

Jonan menjelaskan, kalau Freeport sudah bersedia untuk melepaskan sahamnya sebesar 51 persen kepada pihak nasional. Namun, hal ini merupakan salah satu negosiasi yang cukup alot dilakukan pemerintah bersama perusahaan itu.

Pemerintah sendiri diketahui melakukan negosiasi ini berdasarkan kepada Undang-Undang Minerba. Sedangkan Freeport sendiri sudah melakukan negosiasi ini dengan menggunakan dasar perjanjian Kontrak Kerya (KK).

Baca Juga Pemerintah Resmi Dapatkan 51 Persen Saham Freeport!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here