Perahu Pengungsi Rohingya Tenggelam, Puluhan Korban Meninggal Dunia!

0
434
Rohingya
Copyright ©Tribunnews

Perahu Pengungsi Rohingya Tenggelam, Puluhan Korban Meninggal Dunia!

Indowarta.com – Sekitar 60 pengungsi Rohingya dikhawatirkan meninggal dunia saat perahu yang mereka tumpangi untuk melarikan diri dari Myanmar tenggelam di lepas pantai Bangladesh.

Menurut keterangan seorang juru bicara PBB, sejauh ini terdapat 23 orang yang telah dipastikan meninggal dunia setelah perahu yang mereka tumpangi tenggelam di tengah ombak besar pada Kamis (28/9) waktu setempat. Selain itu lebih dari 40 orang masih hilang dan diyakini telah tenggelam.

Sementara menurut juru bicara Organissi Migrasi Internasional (IOM), Joel Millman, mengatakan bahwa berdasarkan keterangan yang dihimpun dari para penumpang yng berhasil selamat, perahu yang tenggelam itu mengangkut sekitar 80 orang.

Baca Juga Pembagian Bantuan Ricuh, 3 Warga Rohingya Tewas!

“Para korban selamat mengaku berada di laut semalam suntuk tanpa makanan,” terangnya.

Yang lebih mengkhawatirkan yakni di antara penumpang yang meninggal terdapat anak-anak. Seorang korban selamat mengatakan bahwa istri dan dua putrinya beserta cucunya meninggal dunia dalam peristiwa itu.

Rohingya
Copyright ©kbknews

Dikatakan, mereka memutuskan untuk melarikan diri dari Negara Bagian Rakhine, Myanmar, setelah orang-orang Buddha bersenjata mengambil ternak dan makanan dari mereka.

Sebelum peristiwa ini, puluhan orang Rohingya meninggal dunia dalam upaya menyeberang ke Bangladesh di tengah operssi militer di Rakhine yang dilancarkan setelah milisi Rohingya menyerang pos-pos keamanan pada tanggal 25 Agustus lalu.

Sejak kekerasan itu pecah, lebih dari 500 ribu orang Rohingya menyelamatkan diri ke Bangladesh. Mereka menggunakan perahu untuk menyebrangi Sungai Naf yang menjad perbatasan kedua negara atau melalui laut.

Baca Juga Massa Bela Rohingya Padati Monas, Ruas Jalan Ditutup!

Mereka yang berhasil keluar dari Myanmar menuduh militer negara itu, dengan dukungan milisi Buddha, melakukan pembunuhan brutal dan membakar desa-desa warga Rohingya untuk mengusir mereka.

Namun militer meneis tegas tuduhan tersebut dengan mengatakan pihaknya menyasar milisi Rohingya. Selain itu Myanmar juga menepis tudingan para pejabat PBB bahwa negata itu trlibat dalam pemusnahan etnik Rohingya di Rakhine, negara bagian yang ditempati oleh sebagian warga muslim Rohingya.

Kamis (28/9) Delegasi PBB melakukan kunjungan ke Rakhine untuk mencari tahu sebab-sebabbegitu banyak orang Rohingya melarikan diri, namun kunjungan tersebut di batalkan.

Baca Juga Kecuali Dari Indonesia, Myanmar Tolak Bantuan Untuk Rohingya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here