Berita Terkini: Korban Referendum Catalonia Naik Jadi 760 Jiwa!

0
439
Catalonia
Copyright©ibtimes

Berita Terkini: Korban Referendum Catalonia Naik Jadi 760 Jiwa!

Indowarta.com– Lebih dari 760 orang telah terluka di dalam bentrokan di Catalonia terkait dengan penyelenggaraan referendum kemerdekaan di wilayah Timur Spanyol tersebut. bentrokan ini telah terjadi melibatkan polisi anti huru hara dan juga orang yang telah berkumpul untuk memberikan suaranya di dalam referendum yang dilayang pemerintah Spanyol.

BACA JUGA : Viral di FB, Beredar Foto Gadis Pakai Kaos Gambar Porno di Tempat Umum!

Polisi anti huru hara Spanyol telah memasuki lokasi pemungutan suara di Catalonia pada hari Minggu. Mereka telah menyita kota suara dan juga surat suara untuk mencegah referendum kemerdekaan seperti yang sudah dikutip dari Euractiv pada hari Senin 2 Oktober 2017.

Para polisi pun memukul orang-orang dengan menggunakan tongkat, menembakkan peluru karet ke orang banyak dan juga secara paksa memindahkan calon pemilih dari tempat pemungutan suara.

Catalonia
Copyright©express

Di banyak tempat, orang tidak bisa mengases kota suara. Di sebuah kota di provinsi Girona, dimana pemimpin Catalan yakni Carles Puigdemotn ini dijadwalkan untuk memilih, polisi Garda Sipil telah menghancurkan panel kaca untuk membuka pintu dan juga mencari kota suara.

BACA JUGA : Snapchat Hadirkan Fitur Baru, FB Siap Jiplak Lagi?

Puigdemont memilih di kota yang berbeda di provinsi ini. Dirinya telah melayangkan tuduhan kepada Spanyol telah melakukan kekerasan yang tidak adil di dalam menghentikan pemungutan suara dan mengatakan bahwa hal ini menciptakan citra Spanyol yang mengerikan. Tindakan dari polisi Spanyol ini telah dikutup oleh dunia internasional. Namun telah digambarkan oleh pemerintah sebagai tindakan yang proporsional.

Referendum tersebut yang telah dinyatakan ilegal oleh pemerintah Pusat Spanyol ini telah membuat neara ini memasuki krisis knstitusional terdalam di dalam beberapa dasawarsa dan juga telah memperdalam lagi keretakan antara Madrid dan Barcelona selama berabad-abad.

Terlepas dari tindakan polisi tersebut, ratusan antrian orang yang terbentuk di beberapa kota dan juga Desa di seluruh wilayah untuk memberikan suara mereka. Salah satu pensiunan yang berusa 72 tahun di Barcelona yang telah antre selama enam jam untuk memilih bernama Teresa ini telah mengatakan “Saya sangat senang karena terlepas dari semua rintangan yang mereka hadapi, saya telah berhasil memberikan suara”.

baca juga : 

Obama Beri Teguran Keras Ke Mark Zuckerberg Soal Atasi Hoax di FB!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here