ISIS Klaim Tersangka Serangan Las Vegas Milisi Mualaf!

0
179
Copyright ©BBC

ISIS Klaim Tersangka Serangan Las Vegas Milisi Mualaf!

Indowarta.com- ISIS telah mengklaim bahwa mereka yang bertanggung jawab atas tragedi Serangan Las Vegas yang telah mengakibatkan sebanyak 50 orang lebih meninggal dunia dan juga ratusan lainnya mengalami luka. Insiden serangan Las Vegas ini telah terjadi pada  hari Minggu malam 2 Oktober 2017.

baca juga : ISIS Ngaku Dalangi Penembakan di Las Vegas!

Melalui sebuah saluran berita resmi ISIS, Amaq, kelompok teroris ini telah mengatakan bahwa tersangka teror di konser musik Country di Las Vegas ini bernama Stephen Paddock yang berusia 64 tahun. Paddock merupakan mualaf beberapa bulan yang lalu.

Insiden Serangan Las Vegas ini pun merupakan penembakan massal yang paling mematikan di dalam sejarah Amerika Serikat. Menurut ISIS, insiden di Las Vegas ini dilakukan oleh milisinya dengan menarget beberapa negara koalisi.

WAJIB BACA :  Marawi Diklaim Sudah Bebas ISIS dan Militan Maute, Ini Reaksi Presiden Filipina!
Serangan Las Vegas
Copyright ©internsionalkompas

Dilansir dari Telegraph pada tanggal 2 Oktober 2017, pernyataan lain yang dirilis pada beberapa jam kemudian, ISIS telah menyebutkan bahwa Paddock ini telah berganti nama menjadi Abu Abd Al-Barr Al Amriki telah menjawa seruan Abu Bakr al-Baghdadi, pemimpin ISIS.

Di dalam sebuah pesan audio yang telah dirilis pada hari Kamis pekan lalu, Baghdadi telah mendesak para pengikutnya untuk melakukan serangan terhadap Barat dan juga mengepung mereka di setiap sudutnya. ISIS juga seringkali mengklaim bahwa serangan oleh individu yang terinspirasi oleh pesannya namun tidak diketahui adanya hubungan dengan kelompok tersebut.

ISIS telah menyatakan bahwa tindak kekerasan yang telah terjadi ini merupakan perintah dari kelompok teroris atau oleh beberapa pihak yang telah terinspirasi dengan ideologi mereka. Setidaknya sudah ada dua insiden yang terjadi di dalam bulan ini yang juga mereka akui di bawah tanggungjawab mereka. Insiden ini termasuk juga penyerangan tempat kasino di Manila dan juga peledakan bom di Bandara Charles de Gaulle, Paris.

WAJIB BACA :  Marawi Diklaim Sudah Bebas ISIS dan Militan Maute, Ini Reaksi Presiden Filipina!

baca juga : Inilah Sosok Marilou Danley, Kekasih Stephen Paddock Pelaku Penembakan di Las Vegas!

Pejabar Amerika Serikat mengaku bahwa tengah mendalami pernyataan tersebut. namun hingga saat ini masih belum menemukan bukti yang menghubungkan pria yang menembakkan sebanyak 300 peluru dari kamar hotel di lantai 32 Hotel Mandalay Bay dengan kelompok teroris yang terorganisir.

baca juga : 

Usai Penembakan di Las Vegas, FB Langsung Aktifkan Safety Check!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here