Berita Terkini : Begini Tips Dari Polisi Deteksi Kecurangan SPBU !

0
1027
kecurangan SPBU

Berita Terkini : Begini Tips Dari Polisi Deteksi Kecurangan SPBU !

Indowarta.com– Polisi telah berhasil membongkar kecurangan SPBU di Jalan Veteran Raya, Rempoa, Jakarta Selatan. Polisi berhasil mengungkapnya pada hari Kamis lalu tanggal 2 Juni 2016. Pengelola SPBU yang bernomor 34-12305 itu telah diduga mengurangi takaran liter bensin ke kendaraan pengemudi. Agar masyarakat tidak menjadi korban kecurangan SPBU, polisi memberikan dua tips untuk mendeteksi SPBU yang curang.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Fadil Imran menyebutkan untuk melihat tanggal tera (pengecekan dispenser) terkhirnya. Pada tanggal berapa SPBU tersebut diperiksa dan ada tulisan dari Badan Metrologi Legal. Pengecekan tersebut adalah periodikal.

Tips yang kedua adalah konsumen diharapkan teliti pada saat mengisi BBM. Misalnya adalah tahu berapa kapasitas dari tangki BBM kendaraan yang meraka gunakan dan berapa rupiah uang yang harus dikeluarkan untuk membuat isi tangki terisi penuh. Jika ketika mengisi BBM jumlah uang yang dikeluarkan tidak seperti biasanya, maka SPBU patut untuk dicurigai.kecurangan SPBU

Rute untuk pulang pergi berangkat ke kantor kan merupakan pengendara sendiri yang bisa mengukur, menghabiskan beberapa liter BBM. Kalau ada perubahan tidak seperti biasanya, SPBU patut untuk dicurigai.

Dengan menggunakan alat yang canggih, SPBU Rempoa telah mengurangi 1 hingga 1,4 liter bahan bakar minyak setiap kali bejana ukur dalam dispenser terisi penuh. Bejana ukur tersebut mampu menampung 20 liter BBM.

Kasubdit Sumber Data Lingkungan (Sumdaling) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya AKBP Adi Vivid menjelaskan bahwa misalnya ada orang mengisi bensin sebanyak 20 liter, berarti8 di kendaraannya hanya terisi 19 lliter. Jika ada orang yang mengisi sebesar 10 lilter, maka konsumen akan dirugikan sebesar setengah liter. Hal itu dikarenakan alat kecil canggih tersebut.

Polisi berhasil menangkap pelaku yang berinisial BAB (47), AGR (34), D (44), W (37) dan J (42). Mereka dijerat dengan Pasal 62 ayat 1 juncto Pasal 8 ayat 1 huruf a, b, c Pasal 9 ayat 1 huruf d dan Pasal 10 huruf a UU Republik Indonesia (RI) Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan atau Pasal 32 ayat 2 jo Pasal 30 dan 31 UU RI Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal dengan ancaman 5 tahun penjara.

baca juga :

Berita Terkini : Kecurangan Pengelola SPBU Di Rempoa Ini Akhirnya Mampu Dibongkar !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here