Pemimpin Catalunya Sebut Akan Segera Deklarasikan Kemerdekaan!

0
513
Catalunya
Copyright ©Reuters

Pemimpin Catalunya Sebut Akan Segera Deklarasikan Kemerdekaan!

Indowarta.com – Otoritas lokal Catalunya telah mengkalim kemenangan dari referendum kemerdekaan dari Spanyol. Pemimpin Catalunya, Carles Puigdemont menyatakan, deklarasi kemerdekaan ini akan segera dilakukan dalam beberapa hari kedepan.

BACA JUGA : Catalonia Tetap Deklarasikan Kemerdekaan Meski Ditolak Spanyol!

Dikutip dari BBC, Rabu (4/10), Puigdemont mengungkapkan, pihaknya akan menentang Madrid, bahkan dia akan berusaha untuk menerapkan perintah referendum kemerdekaan, hal ini diklaim sudah dinyatakan sebanyak 90 persen dari 2,2 juta pemilih setuju untuk berpisah.

Puigdemont mengatakan, kalau pemerintahnya akan segera ‘bertindak’, hal ini rencananya akan dilakukan pada awal bulan depan nanti. Keputusan ini diambil berdasarkan besarnya pemilih yang sudah memilih untuk berpisah.

Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah menolak intervensi dari pemerintahan Spanyol. Dan apabila hal tersebut terjadi, kata pemimpin Catalunya ini, Hal itu dapat mengubah semuanya sekarang ini.

Sedangkan pemimpin regional mempersilahkan untuk melakukan deklarasi kemerdekaan sepihak kepada Spanyol. Hal ini terjadi pada Minggu waktu setempat, setelah pemilih menentang tindakan keras polisi yang kejam.

Catalonia
Copyright©simple blaugrana

Menurut penjabat daerah, sudah memberikan suara sebesar 90 persen untuk melepaskannya. Sehingga dengan ini pemimpin Catalunya akan segera merekomendasikan kemerdekaannya dalam beberapa waktu kedepan.

BACA JUGA : Serangan Las Vegas Termasuk Penembakan Massal Terbesar dalam Sejarah AS!

Adanya referendum itu, yang sudah dinilai ilegal oleh pemerintah pusat Spanyol, sudah menyababkan negara ini telah memasuki krisis konstitusional terburuk pada beberapa dasawarsa. Tidak hanya itu, adanya hal tersebut akan menimbulkan kekerasan jalanan untuk ujian dari Madrid dan Barcelona.

Terkait dengan hal itu, Raja Spanyol Felipe VI mengatakan, pengadaan pemungutan suara menempatkan Catalunya diluar hukum. Dia juga menilai kalau kondisi di Spanyol sangat serius untuk menyerukan persatuan.

Ratusan orang yang berada di Catalonia sudah melakukan protes kepada polisi Spanyol karena sudah dianggap melakukan kekerasan dalam pemungutan suara. Akibat dari kejadian itu, sudah ada hampir 900 orang terluka dan 33 polisi terluka.

Puigdemont menyatakan sekarang ini tidak ada kontak antara pemerintah yang ada di Madrid dengan delegasi administrasi. Pihaknya tidak sependapat dengan penyataan Komisi Eropa, bahwa peristiwa di Catalunya ini merupakan salah satu masalah internal dari Spanyol.

BACA JUGA : 5 Motif Tersangka Teror Las Vegas, Tragedi Terganas Sepanjang Sejarah Amerika!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here