Catalonia Akan Segera Proklamasikan Kemerdekaan Dalam Hitungan Hari!

0
142
Catalonia
Copyright ©okezone

Catalonia Akan Segera Proklamasikan Kemerdekaan Dalam Hitungan Hari!

Indowarta.com – Saat ini sejumah warga Catalonia tengah menuntut hak merdeka dari pemerintah Spanyol. Presiden Carles Puigmont mengatakan jika dalam hitungan hari kedepan akan segera memproklamasikan kemerdekaan dari negara Spanyol.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Carles Puigdemont ketika dimintai keterangan pertama kali sejak referendum pada hari Minggu, 1 Oktober 2017. Dia mengatakan jika pemerintahan Catalonia yang dipimpinnya akan bertindak mulai akhir pekan ini atau awal pekan depan.

Bagamiana jika pemerintah Spanyol mengintervensi? Bagaimana kalau pemerintah Spanyol mengambil alih pemerintahan Catalonia?

Jawaban pun diberikan oleh Puigdemont yakni dirinya menilai jika tindakan tersebut tak akan menjadi kesalahan yang mengubah segalanya. Dia mengatakan jika saat ini tidak ada hubungan antara pemerintah pusat Spanyol serta otonomi Catalonia.

Catalonia
Copyright ©Kompas

Bahkan Puigdemont juga menepis pernyataan Komisi Eropa pada Senin, 2 Oktober 2017. Pada saat itu Komisi Eropa menyebutkan jika serangkaian peristiwa di Catalonia merupakan urusan internal Spanyol. Sedangkan Raja Spanyol, Filipe VI juga mengecam pihak pengelola refendum kemerdekaan karena telah menempatan pemerintah Spanyol di luar hukum.

Raja Felipe VI menyampaikan pidatonya dengan mengatakan jika pemungutan suara tidak sah dan tanpa menghormati hukum. Dengan demikian menurut raja tidak ada kebebasan ataupun perdamaian. Selain itu dikatakan jika warga Catalonia telah melanggar prinsip demokratis dan penegakan hukum.

Jika pemungutan suara benar dilakukan maka bisa jadi membawa risiko ekonomi kepada wilayah Cartalonia yang makmur serta ke seluruh Spanyol. Raja Spantol sendiri menuturkan jika dirinya akan mengatasi permasalahan tersebut

Sebelumnya ratusan ribu orang di wilayah Catalonia terlihat menggelar aksi unjuk rasa pada Selasa, 3 Oktober 2017. Unjuk rasa itu dilakukan atas kekerasan yang dilakukan oleh kepolisian ketika mencegah berlangsungnya refendum. Dalam peristiwa itu setidaknya ada 900 orang yang mengikuti unjuk rasa mengalami luka-luka.

Sedangkan mengenai refendum, Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rejoy menyebutnya sebagai hinaan. Kemudian menurut Menteri Dalam Negeri Juan Ignacio Zoido menyebutkan jika pemerintah Catalonia mendorong warga ke jurang dan menyulut pemberontakan. Zoido pun mengingatkan jika pemerintah tak akan segan untuk menghentikan tindakan yang dianggap melecehkan itu.

Namun pemerintah wilayah Catalonia sendiri dukungan dikatakan hampir mencapai 90 persen meskipun hasil belum resmi diumumkan. Tapi nampakanya posisi Carles Puigdemont menjadi lemah setalah melihat angka partisipasi yang relatif rendah yakni sekitar 42 persen.

Baca juga : Catalonia Tetap Deklarasikan Kemerdekaan Meski Ditolak Spanyol!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here