Tuntutan Buruh Atas Kenaiakn UMP 2018 Sebesar Rp 650 Ribu!

0
252
Buruh
Copyright ©rumah27

Tuntutan Buruh Atas Kenaiakn UMP 2018 Sebesar Rp 650 Ribu!

Indowarta.com – Pemerintah DKI Jakarta diminta oleh Kofederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) untuk meningkatkan upah minimum provinsi (UMP) 2018 mencapai Rp 650 ribu. Adanya bentuk tuntutan kenaikan UMP ini adalah sebagian bentuk dari kampanye buruh se-Asia Pasific.

BACA JUGA : Meikarta Dinilai Mampu Hidupkan perekonomian Warga!

Presiden KSPI Said Iqbal mengungkapkan, sekarang ini buruh se-Asia Pasifik sudah menyacapai kesepakatan bersama untuk menaikan upaya hingga US$ 50. Oleh karena itu, buruh Indonesia juga turut ambil bagian dari adanya kampanye tersebut.

“Kami ada kampanye upah plus US$ 50 se-Asia Pasific, Indonesia menjadi bagian. Berarti kalau di Indonesia US$ 50 itu berarti kan Rp 650 ribu (kurs Rp 13.000 per dolar AS),” kata dia di Kantor LBH Jakarta, Kamis (5/10/2017).

Ilustrasi Buruh
Copyright ©Ilustrasi

Tuntutan permintaan untuk menaikan UMP 2018 di ibu kota sebesar Rp 650 ribu ini dilakukan guna untuk mengejar ketertinggalan UMP yang ada di Karawang dan Bekasi. Said menilai, sampai sekarang ini selisih antara UMP Jakarta dengan kedua daerah itu sudah mencapai Rp 300 ribu.

BACA JUGA : Kamis Sore, Pemerintah Umumkan Paket Kebijakan Ekonomi ke-XV!

“Kan UMP Jakarta tertinggal jauh dibandingkan Karawang dan Bekasi, selisihnya sekitar Rp 300 ribu. Kalau Jakarta Rp 3,3 juta, naik 10 persen Rp 330 ribu ditambah selisih dengan Karawang dan Bekasi Rp 300 ribu, maka wajar kalau kita minta kenaikan Rp 630 ribu-Rp 650 ribu. Kalau tidak begitu, upah di Jakarta kan semakin tertinggal,” papar dia.

Pihaknya mengaku, untuk mewujudkan adanya tuntutan ini, buruh akan menagih janji kepada Gubernur dan Wakil Gubenur Terpilih DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Tak hanya itu, demi untuk dikabulkannya kenaikan UMP 2018 oleh Pemprov DKI Jakarta, maka buruh juga berencana untuk menggelar aksi.

“Kita akan berdiskusi melalui Dewan Pengupahan, diselingi aksi-aksi. Dan kita menangih janji Gubernur Anies-Wagub Sandi yang dalam kontrak politik dengan buruh DKI akan menetapkan UMP 2018 tidak menggunakan PP 78 Tahun 2015. Proposal yang kami ajukan upah plus US$ 50,” ungkap dia.

BACA JUGA : PLN Terancam Gagal Bayar Utang!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here