Besok, ,Sekitar 3000 Buruh Akan Berunjuk Rasa di Depan Istana Negara!

0
443
argo
Copyrigth©Kompas

Besok, ,Sekitar 3000 Buruh Akan Berunjuk Rasa di Depan Istana Negara!

Indowarta.com – Untuk memperingati hari layak kerja sedunia, massa yang datang dari para buruh akan melakukan aksi unjuk rasa pada Sabtu (7/10/17). Aksi tersebut rencananya akan digelar oleh para buruh didepan Istana Negara.

BACA JUGA : Tuntutan Buruh Atas Kenaiakn UMP 2018 Sebesar Rp 650 Ribu!

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengungkapkan, terkait dengan adanya aksi tersebut, dia sudah mendapatkan surat pemberitahuan dari pihak Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

“Unjuk rasa itu akan diikuti 3.000-an orang, ada dari Banten, Karawang, Bogor, dan dari Bekasi juga ada,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (6/10/2017).

Argo mengatakan, sebelum melakukan aksi unjuk rasa itu, massa akan berkumpul di Lapangan IRTI Monas. Setelah itu mereka akan berjalan kaki menuju ke Istana Negara untuk menyampaikan sejumlah aspirasi mereka.

Rencananya, beruh berunjuk rasa ini akan dimulai sekitar pukul 09.00 hingga pukul 18.00 WIB. Argo mengharapkan, adanya aksi ini tidak mengganggu arus lalu lintas dikawasan tersebut hingga aksi selesai dilakukan.

Ilustrasi Buruh
Copyright ©Ilustrasi

Sejumlah anggota sudah dipersiapkan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa para buruh ini. Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi adanya beberapa hal yang tidak diinginkan. Sehingga jalanya aksi akan tetap kondusif hingga massa bubar.

BACA JUGA : Meikarta Dinilai Mampu Hidupkan perekonomian Warga!

“Massa kita arahkan nanti ke Taman Pandang, sehingga nanti bisa menyampaikan aspirasinya di situ. Sehingga nanti mudah-mudahan tidak akan mengganggu dari pada masyarakat pengguna jalan ya,” ungkap dia.

Digelarnya aksi yang dilakukan oleh para buruh ini adalah meminta kepada pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menaikan upah minimum regional (UMR). Hal ini dilakukan lantaran kebutuhan yang semakin lama semakin meningkat.

Nantinya, kata Argo, polisi akan bertindak sebagai fasilisator agar dapat memberikan akses dari salah satu perwakilan massa untuk melakukan pertemuan dengan perwakilan pejabat yang sudah ditunjuk. Hal ini dilakukan untuk membahas mengenai tuntutan dari para buruh.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan manajemen massa yang kita terapkan untuk pengamanan besok Insya Allah berjalan dengan aman,” tutur Argo.

BACA JUGA : Kamis Sore, Pemerintah Umumkan Paket Kebijakan Ekonomi ke-XV!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here