Berita Terkini : Akhirnya ICMI Cabut Dan Ralat Pernyataan Ingin Blokir Google dan Youtube Di Indonesia !

0
1126
ICMI

Berita Terkini : Akhirnya ICMI Cabut Dan Ralat Pernyataan Ingin Blokir Google dan Youtube Di Indonesia !

Indowarta.com– Ketua umum ICMI (Ikatan Cendikiawan Muslin Indonesia) yakni Jimly Asshiddiqie telah meralat keterangan pers lembaganya yang muncul pada hari Selasa kemarin. Dalam keterangan tersebut, ICMI telah mendesak pemerintah untuk memblokir Google dan juga Youtube. Hal ini karena kedua situs tersebut sudah terlalu bebas untuk menampilkan konten pornografi dan juga kekerasan.

Jimly mengatakan bahwa memang sudah ada perundingan mengenai pornografi, namun tidak eksplisit mengenai Google dan Youtube. Menurut Ketua umum ICMI yang akan menjabat pada periode tahun 2015 hinnga 2020 ini, pernyataan pers tersebut baru berupa pendapat dari tim sekretariat ICMI yang masih belum secara khusus dibicarakan dengan para pengurus lainnya. Jimly menyebut bahwa media yang kurang menyaring informasi tersebut karena langsung menyebut Google dan juga Youtube.

Jimly menyatakan bahwa pihaknya akan mengkoreksi dan memperbaiki kode etik yang ada dalam pernyataan pers tersebut yang mengatas namankan ICMI. Di dalam pernyataan tersebut juga ada sejumlah media online nasional yang juga tertulis.

Sekretaris Jenderal ICMI yakni Jafar Hafsah meminta kepada pemerintah untuk memblokir Google dan Youtube karena sudah tidak terkendali. Dia menyebuitkan bahwa terdapat jutaan konten pornografi dan juga kekerasa di kedua situs raksasa tersebut.

ICMI

Hingga saat ini masih dicari informasi mengenai pernyataan Jafar Hasfah tersebut. Diketahui bahwa kedua situs tersebut telah berhasil membatasi penyebaran video yang berbau radikalisme. Jafar pun mendesak agar ada sikap yang sama dari Google dan juga Youtube untuk konten yang berbau pornografi.

Berdasarkan hasil penelitina tim riset ICMI untuk situs Googl dan Youtube pada periode tahun 2010 hingga 2016, Indonesia merupakan negara yang menempati urutan kedua di dunia yang telah mengakses kedua situs tersebut. Selain itu yang menjadi kata kunci yang paling dicari adalah yang berbau hal pornografi.

Sejumlahl situs ternama seperti, Fb, Google, Youtube daln lain-lain mendapatkan penghasilan yang cukup besar dari Indonesia tanpa membayar pajaka sedikitpun untuk pembangunan Indonesia. hal itu dinilai kurang adil bagi para pelaku e-commerce dalam negeri yang telah membayar pajak untuk Indonesia.

baca juga :

Berita Terkini : Menkominfo Tanggapi Permintaan ICMI Soal Pemblokiran Google Dan Youtube di Indonesia !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here