Golkar Bantu Kadernya Ketika Terbelit Korupsi!

0
138
Golkar
Copyright©kompas

Golkar Bantu Kadernya Ketika Terbelit Korupsi!

Indowarta.com- Partai Golkar pada saat ini akan memberikan pendampingan pada setiap Kader yang telah terjerat kasus hukum termasuk di dalam kasus korupsi. Menurut sekretaris Jenderal Partai Golkar yakni Idrus Marham, tugas pendampingan itu nanti akan diberikan pada bidang hukum dan HAM di dalam Internal partai.

BACA JUGA : Apa yang Dilakukan Setya Novanto Selalu Salah Di Mata Netizen, Kenapa?

Idrus di DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Pusat pada hari Minggu 8 Oktober 2017 ini telah mengatakan “Tapi meskipun demikian karena mereka adalah kader Golkar tentu sesuai protap (peraturan tetap) yang ada Partai Golkar secara otomatis menegaskan kepada bidang hukum dan HAM sekaligus badan advokasi Partai untuk melakukan pendampingan kepada siapapun kader yang ada”.

Idrus juga telah menegasan bahwa sikap dari beberaa anggota partai nantinya tidak bisa disamaratakan. Selain itu dirinya juga telah meminta kepada masyarakat untuk tidak menganggap sikap dari para politisi Partai Golkar yang telah tersangkut masalah korupsi ini sebagai salah satu cerminan perilaku kelembagaan.

Setya Novanto
Copyright©sindonews

Idrus Marham telah menuturkan “Saya kira itu tidak bisa juga secara serta merta perilaku orang yang ditangkap itu seakan akan dilegitimasi oleh Golkar, tidak. Perilaku mereka tidak mencerminkan kelembagaan Partai Golkar”.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah secara resmi telah menahan Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Utara (PT Sulut) yakni Sudiwardono dan juga anggota DPR dari Komisi XI fraksi Partai Golkar Aditya Anugrah Moha terkait dengan kasus dugaan penyuapan.

BACA JUGA : Berbagai Kejanggalan yang Muncul di Praperadilan Setya Novanto!

Mereka berdua ini telah diduga melakukan tindak pidana suap di dalam upaya menyelamatkan Marlina Moha Sihaan yang merupakan Ibunda Aditya yang kini tengah berususan dengan pihak hukum. Juru Bicara KPK yakni Febri Diansyah di dalam keterangan singakt pada hari Minggu 8 Oktober 2017 ini telah menyebutkan “Keduanya ditahan selama 20 hari pertama mulai hari ini”.

Mereka berdua telah ditahan di dalam tahanan yang terpisah. Tersangka Aditya Anugrah Moha ini telah ditahan di Rutan Kelas I Jakarta, Cabang KPK. Sementara itu tersangka SDW telah ditahan di Rutan Kelas I Jakarta Timur, Cabang KPK yang berada di Pomdam Jaya, Guntur.

baca juga : 

Jadi Tersangka Sekaligus Sakit, Setya Novanto Mundur dari Ketum Golkar?

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here