Penyakit Kaki Gajah Tak Bisa Sembuh, Ini Cara Mencegahnya!

0
377
Ilustrasi Dokter
Copyright©bantennews

Penyakit Kaki Gajah Tak Bisa Sembuh, Ini Cara Mencegahnya!

Indowarta.com – Penyakit kaki gajah atau filariasis bukan merupakan penyakit yang mematikan, namun menjadi salah satu yang sulit diatasi.  Hal itu karena kaki atau anggota tubuh lainnya yang membesar sudah tidak dapat disembuhkan. Yang dapat dilakukan adalah mecegahnya agar tidak timbul kecacatan.

BACA JUGA : Catat, Ini Aturan Minum Obat Kaki Gajah yang Benar!

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Mohamad Subuh mengatakan, bahwa penyakit gajah ini menular melalui nyamuk. Akan tetapi, penyakit zoonosis (infeksi penyakit dari hewan ke manusia) ini tidak tergantung pada jenis nyamuknya.

“Kalau demam berdarah hanya Aedes, Anopheles untuk malaria, tapi kalau kaki gajah dapat ditularkan oleh seluruh nyamuk yang hidup,” ungkap Subuh di Lapangan Kridosono, Sabtu (7/10/2017).

Penyebab kaki gajah adalah masuknya cacing filaria yang merukuran sangat kecil. Ada tiga spesies cacaing filaria yang dapat menginfeksi, ucheraria brancofti, Brugia Malayi, dan Burgia timori. Terkadang tanda-tanda penyakit ini tidak dapat dirasakan oleh penderita.

Kaki Gajah
Copyright ©satujam

Akan tetapi, salah satu ciri umumnya yaitu mengalami demam berulang selama 3-5 hari. Lipatan paha akan membengkak dan kemerahan serta terasa panas. Pada bagian ketiak juga mucul rasa sakit. Rasa panas biasanya dirasakan pada bagian tungkai, lengan, payudara, dan buah zakar.

BACA JUGA : Pil KB Bikin Gemuk, Fakta atau Mitos?

Untuk cara mencegah kaki gajah adalah dengan membeli obat pada saat adanya program Pemberian Obat Pencegahan Massal (PPOM), program ini dilakukan setiap bulan Oktober. Konsumsilah secara rutin selama lima tahun.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, Oscar Primadi menjelaskan, obat untuk pencegahan kaki gajah memiliki beberapa kombinasi seperti tablet Albendazole 400 mg dan tablet Diethylcarbamazine (DEC)100 mg.

Terkait dengan dosis yang diberikan, akan dibedakan berdasarkan dengan umur penggunanya. Untuk usia 2-5 tahun memiliki dosis satu tablet DEC dan satu tablet Albendazole, umur 6-12 tahun yaitu dua tablet DEC dan satu Albendazole, sedangkan 14 tahun keatas dosisnya tiga tablet DEC dan satu tablet Albendazole.

“Selain mematikan atau memandulkan cacing filaria dewasa, (obat) juga dapat mematikan cacing perut lainnya seperti cacing gelang, cacing tambang, cacing cambuk, dan cacing kremi,” ungkap Oscar.

BACA JUGA : Tetap Kinclong di Usia 50 Tahun, Ini Lho Perawatan Wajah yang Dilakukan Oleh Puspa Dewi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here