Berita Terkini : BMKG Ungkap Pemicu Utama Kenapa Gelombang Di Pantai Selatan Masih Tinggi !

0
2280
gelombang

Berita Terkini : BMKG Ungkap Pemicu Utama Kenapa Gelombang Di Pantai Selatan Masih Tinggi !

Indowarta.com– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjelaskan mengapa gelombang tinggi di perairan laut selatan yang sudah mencapai 2,5 sampai 4 meter karena dipicu oleh angin timuran.

Koordinator Pos BKMG Yogyakarta, Joko Budiono di Yogyakarta pada hari Rabu 9 Juni 2016 menyebutkan bahwa salah satu sumber dari pemicu gelombang tinggi adalah kecepatan angin timuran yang cukup besar.

Joko mengatakan bahwa angin timuran tersebut disebabkan oleh perbedaan tekanan udara yang cukup signifikan yang berada di sebelah barat Australia yang memiliki tekanan udara tinggi dan sebelah barat Sumatera yang memilik tekanan angin rendah.

Keceptan angin timuran rata-rata mencapai 10 hingga 20 knot atau setara dengan 18 hingga 36 kilometer per jam. Hal ini yang menyebabkan pembentukan gelombang yang tinggi. Penyebab dari kencang atau tidaknya angin karena faktor perbedaan tekanan. Semakin besar perbedaan maka akan semakin kencang angin yang berhembur dan juga sebaliknya.

Menurut Joko, kondisi tingginya gelombang di pesisir laut selatan ini akan terjadi sampai minggu depan. Diperkirakan akhir dari gelombang yang paling tinggi terjadi pada tanggal 9 Juni 2016.

gelombang

Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Wahyu Pristiawan telah meminita warga yang beraktivitas di sekitar pantai selatan DUY khususnya para wisatawan dan nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan terkait dengan gelombang besar tersebut. Tidak hanya itu, nelayan yang menggunakan kapal kecil juga dihimbau untuk tidak melaut.

erdasarkan pantauan di lapangan yang dilakukan oleh BPBD DIY sampai saat ini masih belum ada laporan mengenai korban dari tingginya gelombang tersebut. Walaupun demikian, hampi di seluruh garis pantai pesisir DIY, terdapat bangunan yang rusak karena terkena hempasan ombak. Khusunya adalah di daerah pantai kawasan Bantul, Gunung Kidul, dan Kulon Progo.

Kerusakan bangunan yang paling parah terdapat di sepanjang pantai kawasan Gunung Kidul. Tercata ada 17 gazebo, 18 rumah makan, 5 lapak pedagang dan 3 pos SAR rusak diterjang oleh ombak tinggi. Sementara di Bantul ada 30 warung dan satu Pos SAR rusak, dan di Kulon Progo ada 12 warung, 40 lapak pedagang, empat mercusuar, dan tujuh perahu nelayan rusak.

baca juga :

Berita Terkini : Gempa Magnituda 6.6. SR Hantam Ternate, Akibatnya Puluhan Rumah Jadi Hancur !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here