Sempat Menyusut, Begini Kondisi Terkini Gunung Agung!

0
433
Gunung Agung
Copyright©ekliptika

Sempat Menyusut, Begini Kondisi Terkini Gunung Agung!

Indowarta.com – Selama kurang lebih 3 hingga 4 jam Gunung Agung sempat mengalami penyusutan atau depresuriasi. Penyusutan ini terjadi setelah gunung api yang terletak di Kecamatan Karangasem, Bali ini menyemburkan asap setinggi 1,5 km pada Sabtu, 7 Oktober 2017.

Mengenai penyusutan intenstas Gunung Agung ini juga dijelaskan oleh Kasubdit Mitigasi Wilayah Timur, Defi Kamila Syahbana. ‘Gunung Agung sempat mengalami depresurisasi atau pegurangan tekanan setelah asap keluar dari puncak dengan tinggi mencapai 1.500 meter akhir pekan lalu’ ujarnya pada Senin, 9 Oktober 2017.

Akan tetapi penyusutan tersebut hanya bersifat sementara dan tidak bisa mengembalikan kondisi seperti semula. Penurunan tekanan sendiri dapat terdeteksi dengan jelas melalui alat teltimeter yang dipasang oleh Pusat Vulkanologi, dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Namun setelah terjadi penyusutan kurang lebih selama 3-4 jam lamanya gunung ini kembali menunjukan tren kenaikan.

WAJIB BACA :  Melalui Foto di Drone Ini, Rekahan Kawah Gunung Agung Meluas!

‘Meskipun tutun namun tak bisa ke posisi normal seperti sebelumnya. Terlihat sempat turun, kemudian naik lagi dan itu berarti menunjukan jika didalam perutnya ada pasokan magma’ sambung Defi.

Gunung Agung
Copyright©nasionalkompas

Dilaporkan kemarin Senin, 9 Oktober 2017, hujan deras kembali mengguyur Gunung Agung tepatnya waktu sore hingga malam. Sejak pagi hingga sore tampak gunung api dengan ketinggian 3.142 mdpl ini diselimuti awan dan kabut tebal. Hal tersebut membuat pemantauan dari Posko Pengamatan Gunung api Agung, di Desa Rendnag, Karangasem tak terlihat jelas.

Sedangkan menurut Kepala PVMBG, Kasbani menjelaskan hingga saat ini kondisi gunung api di Karangasem ini masih berada di level IV (Awas). Hal tersebut dapat dilihat dari aktivitas kegempaan yang terekam dari seismograf masih tinggi. ‘Meskipun jumlahnya lebih sedikit dari kemarin, ini tak bisa dikatakan sebagaai penurunan aktivitas. Bahakan hal tersebut masih berfluktuatif di level tinggi’ ujarnya.

WAJIB BACA :  Melalui Foto di Drone Ini, Rekahan Kawah Gunung Agung Meluas!

Dari rilis PVMBG jumlah kegempaan di Gunung Agung per 00.00 hingga 18.00 Wita yakni gempa vulkanik sebanyak 361 kali, gempa vulkanik dangkal sebanyak 221, dan gempa tektonik lokal sebanyak 20 kai. Itu artinya total kegempaan baik vulkanik dan tektonik yang terjadi pada periode 00.00 hingga 18.00 Wita tersebut sebanyak 602 kali.

Sedangkan menurut Defi, Gunung Agung saat ini masih kritis dengan ditandai kegempaan yang masih tinggi. Keluaran asap pun berpeluang mengurangi kandungan gas, namun adanya tren penggelembungan menunnjukan deformasi masih lebih tinggi.

Baca juga : Suhu Uap Air Gunung Agung capai 300 Derajat Celcius!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here