Berita Terkini : Gelombang Tinggi Rusakkan Bangunan Di Pesisir Jawa !

0
1188
gelombang

Berita Terkini : Gelombang Tinggi Rusakkan Bangunan Di Pesisir Jawa !

Indowarta.comGelombang tinggi dan pasang laut telah menimpa di 24 wilayah pesisir Pulau Jawa. Akibatnya adalah terdapat ratausan bangunan yang rusak.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta pada hari Kamis mengatakan bahwa sesuai dengan prediksi BMKG, gelombang tinggi dan pasang laut naik pada hari Kamis. oleh sebab itu kejadian banjir rob dan gelo9mbang pasang telah menimpa di beberapa wilayah di Indonesia.

Berdasarkan data dari BNPB, terdapat 24 kabupaten dan kota yang mengalami banjir ron dan gelombang pasang. Akibatnya adalah ratusan bangunan rusak karena banjir rob dan gelombang pasang tersebut. Bangunan tersebut meliputi rumah, gazebo, warung, talud pantai (penahan gelombang).

Wilayah yang mengalami banjir rob dan gelombang pasang adalah Kabupaten Kulon Progo, Gunung Kidul, Bantul, Tasikmalaya, Pangandaran, Cilacap, Pekalongan, Purworejo, Wonogiri, Semarang, Pacitan, Banyuwangi, Jember, Trenggalek, Malang, Tulungagung, Lumajang, Gresik, Tuban, Surabaya, Pemekasan, Probolinggo, dan Jakarta.

Gelombang tinggi

Menurut Sutopo, daerah pesisir di selatan Jawa mengalami dampak yang lebih parah dari pada di daerah sebelah utara. daerah yang paling parah mengalami kerusakan adalah daerah dari pesisir selatan Yogyakarta.

Ada sekitar 15 kawasan wisata di pantai Yogyakarta yang rusak. Sementara itu di kawasan wisata Gunung Kidul terdapat 101 gazebo, 21 warung, 3 bangunan SAR dan beberapa Talud (penghalang ombak) rusak karena gelombang tinggi ini.

Sedangkan di daerah Kulon Progo sendiri terdapat 4 warung, 7 perahu, 5 tambak udang dan beberapa bangunan wisata mengalami kerusakan. Di Bantul meliputi 30 warung, perahu dan posko yang rusak. Hal serupa juga terjadi di Pantaio Karangrejo dan juga Pantai di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur. Sebanyak 73 rumah telah rusak akibat dari gelombang tinggi tersebut.

Penyebab dari fenomena ini adalah karena faktor astronomi juga. Pada saat bumi, bulan dan matahari berada dalam satu garis lurus, hal ini mengakibatkan naiknya tinggi muka laut. Gelombang tinggi ini juga didukunga dengan adanya penjalaran alun (Swell) yang telah dibangkitkan dari pusat tekanan tinggi subtropis di barat daya Australia.

baca juga :

Berita Terkini : BMKG Ungkap Pemicu Utama Kenapa Gelombang Di Pantai Selatan Masih Tinggi !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here