Daftar Ulang SIM Card Prabayar Wajib Dilakukan Mulai Tanggal 31 Oktober!

0
585
SIM Card Prabayar
Copyright ©liputan6

Daftar Ulang SIM Card Prabayar Wajib Dilakukan Mulai Tanggal 31 Oktober!

Indowarta.com – Kali ini untuk kalian penguna ponsel seprtinya akan diwajibkan daftar ulang SIM Card prabayar. Mengenai hal tersebut telah disampaikan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Demi peningkatan perlindungan hak pelanggan jasa telekomunikasi Kominfo akan memberlakukan registrasi ulang SIM Card prabayar. Regisrasi nomor pelanggan yang divalidasi dengan Nomor Induk kependudkuan (NIK) ini akan dimulai pada tanggal 31 Oktober 2017 mendatang.

Penetapan ini sendiri juga tertera dalam Peraturan Perundang-Undangan Menteri Kominfo Nomor 12 Tahun 2016 Tentang registrasi Pelanggan Jasa telekomunikasi. Peraturan itu telah diubah dengan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 14 Tahun 2017 Tentang Perubahan atas Peraturan Mekominfo Nomor 12 Tahun 2016 tentang registrasi Peanggan Jasa Telekomunikasi.

Diberlakukannya registrasi ulang ini untuk semua para pengguna sim card prabayar seluruh tanah air. Registrasi ini bisa dikatakan sebagai salah satu upaya pemerintah mencegah penyalahgunaan nomor pelanggan terutama pelanggan prabayar.

Hal tersebut dilakukan sebagai komitmen konsumen dan untuk kepentingan national single indentity. Mengenai penerapan daftar ulang SIM Card prabayar ini disampaikan oleh Kominfo mellaui situs resminya. ‘Registrasi ulang dinyatakan berhasil atau sukses jika data yang dimaskukan oleh calon pelanggan dan pelanggan lama prabayar tervalidasi’ tulis Kominfo pada Rabu, 11 Oktober 2017.

SIM Card Prabayar
Copyright ©kompastekno

Pada registrasi ulang ini mamang digunakan data calon pelanggan dan pelanggan lama dengan memasukukan data yang sesuai dengan KTP dan juga nomor induk KTP itu sendiri. Namun jika data yang dimasukan tidak dapat tervalidasi dan tetap saja meskipun sudah memasukan data yang sesuai maka pelangan wajib mengisi Surat Pernyataan.

Surat pernyataan itu telah disediakan sebelumnya dan pelanggan yang tidak bisa validasi data diwajibkan mengisi surat tersebut. Isi surat sendiri menyatakan data yang dimasukkan calon pelanggan adalah benar, maka pelanggan dan pelanggan lama prabayar bertanggung jawab atas akibat hukum yang ditimbulkan nantinya. Selain itu pelanggan juga berkala akan melakukan registrasi ulang.

Setelah itu tahap daftar ulang SIM Card prabayar dilanjutkan dengan pelanggan akan diminta mengaktifkan nomor paling lambat 1×24 jam. Penyelenggara jasa telekomunikasi wajib menyelesaikan registrasi ulang pelanggan prabayar yang datanya belum tervalidasi paling lambat tanggal 28 Februari 2018. Kemudian penyelenggara jasa telekomunikasi juga diwajibkan menyampaikan laporan kemajuan proses daftar ulang pelanggan prabayar setiap tiga bulan kepada Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) selama jangka waktu regstrasi ulang tersebut.

Baca juga : Berita Terkini: Nama Hooq Disebut dalam Hacker Peretas Situs Telkomsel, Begini Tanggapannya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here