OnePlus Terus Sadap Data Penggunanya?

0
251
OnePlus
Copyright ©digitaltrends

OnePlus Terus Sadap Data Penggunanya?

Indowarta.com – Memang sampai sekarang ini tidak sedikit para pengguna ponsel yang telah menggunakan OnePlus, yang sudah dikenal banyak orang merupakan sebuah perusahaan ponsel ‘flagship killer’ dengan harga yang murah ini, beberapa waktu belakangan ini dituduh telah mengumpulkan data para penggunanya secara diam-diam.

BACA JUGA : Eksplor WhatsApp Soal Pola Tidur dan Teman Chat!

Kejadian itu bukan merupakan hal yang baru terjadi. Pasalnya seorang peneliti keamanan bernama Chistopher Moore pada tahun 2016 lalu  telah melaporkan kejadian tersebut terjadi pada OnePlus 2 yang dia miliki. Namun diduga kalau perusahaan posel itu masih terus melakukan penyadapan itu.

Pada tahun 2016 lalu, Moore mengatakan kalau OnePlus 2 miliknya sudah mengirimkan sejumlah data dari posel kepada sebuah domain HTTPS milik OnePlus. Hal itu terjadi tanpa adanya sepengetahuan dari penggunanya. Demikian dikutip dari Phone Arena, pada Rabu (11/10/17).

Kemudian Moore pun langsung menganalisis data yang sudah dikirimkan ke domain open.oneplus.net itu. Dari situlah dia sudah mengetahui sejumlah data yang berisikan tentang layar, reboot yang tak normal, membuka kunci perangkat, nama jaringan seluler, IMSI, termasuk ESSID dan BSSID, nomor serial, IMPEI, nomor telepon, dan MAC address.

OnePlus 5
Copyright ©sidomi

Berdasarkan analisis yang sudah lakukan oleh Moore lebih jauh, dia telah menemukan kalau OxygenOS — OS yang dipakai OnePlus – sudah melakukan perekaman sejumlah data lainnya tanpa sepengetahuan penggunanya.

BACA JUGA : OnePlus 5 Sebanding dengan iPhone 7?

Salah satu contohknya dari perekaman data tersebut adalah kapan pengguna sudah membuka dan menutup aplikasi. Moore menyebutkan, ada dua aplikasi yang menjadi mata-mata dalam OxygenOS, yaitu Device Manager dan OnePlus Device Manager Provider.

Dan diketahui sendiri kalau aplikasi itu tidak dapat dihapus dengan cara biasa, seperti halnya menghapus aplikasi yang sudah diinstal penggunanya. Namun, kedua aplikasi tersebut tetap dapat dihapus dengan menggunakan perintah adb.

Terkait dengan adanya kabar ini, pihak dari perusahaan OnePlus sendiri masih belum mengeluarkan pernyataan. Karena banyak pihak yang menganggap kalau penyadapan data tersebut merupakan salah satu pelanggaran privasi.

BACA JUGA : Daftar Ulang SIM Card Prabayar Wajib Dilakukan Mulai Tanggal 31 Oktober!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here