Titik Terang Kasus Novel Baswedan Akhirnya Mulai Menyala Lagi!

0
677
Novel Baswedan
Copyright ©kompas

Titik Terang Kasus Novel Baswedan Akhirnya Mulai Menyala Lagi!

Indowarta.com – Kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan telah memasuki bulan ke enam. Titik terang mengenai siapa yang melakukan penyiraman sebelumnya menyala setelah kepolisian membeberkan sketsa wajah pelaku, namun justru setelah itu meredup hingga bebeberapa saat.

Kali ini titik terang kasus Novel Baswedan kembali menyala setelah sejumlah perwakilan organisasi masyarakat sipil mendatangi Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu, 11 Oktober 2017. Terlihat sejumlah orang dari elemen penggiat anti-korupsi yang tergabung dalam Koalisi Mayarakat Sipil Peduli KPK menyuarakan tuntutannya.

Mereka menggelar konferensi pers di Halaman Gedung KPK sembari membawa poter bertuliskan #KamiTetapBersamNovel. Mengenai aksi ini juga dijelaskan oleh Perwakilan dari Indonesia Corriuption Watch (ICW) Lalola Easter. Dia mengatakan koalisi menanti ketegasan Pimpinan KPK, Kepolisian dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyelesaikan kasus penyerangan terhadap Novel.

Dikatakan seperti itu karena hingga saat ini Lalola mengatakan belum ada perkembangan berarti dari proses penanganan perkara Novel oleh pihak kepolisian. ‘Kedatangan kami disini intinya menagih tak hanya kepada pimpinan KPK, namun juga kepada Presiden serta pihak kepolisian yang tak luput dari kasus Novel, sampai saat ini kita belum tahu perkembangannya’ ujar Lalola di halaman gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu, 11 Oktober 2017.

Novel Baswedan
Copyright ©kompas

Lalola menambahkan jika pihak kepolisian tak mampu mengungkap dan menuntaskan perkara Novel Baswedan ini berarti ada kejanggalan didalamnya. Menurutnya dalam kasus ini, tindakan yang dilakukan oleh pelaku merupakan tindak pidana umum.

Jika dilihat dari kasus lain dengan kategori pidana umum, Bareskrim Polri sendiri menurut Lalola lebih cepat menuntaskan kasus yang serupa. Sedangkan disisi lain polisi dan masyarakat telah menerima banyak informasi mengenai kasus penyerangan yang dialami oleh Novel.

‘Jika kita lihat info sudah banyak didapatkan. Kasus ini sendiri masuk pidana umum, jadi aneh saja jika Bareskrim Polri yang biasanya cepat menangani tindak pidana umum, tapi untuk kasus yang satu ini belum selesai bahkan hingga berlarut-larut’ ujar Lalola.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here