Heboh Beredarnya Isu Vampir Penghisap Darah, Isu?

0
325
Vampir Penghisap Darah
Copyright©klimg

Heboh Beredarnya Isu Vampir Penghisap Darah, Isu?

Indowarta.com– Perserikatan Bangsa Bangsa atau PBB ini telah dilaporkan menarik stafnya dari dua distrik di wilayah Malawi Selatan. Penarikan tersebut bukan tanpa alasan tentunya. Isu mengenai kehadiran dari Vampir Penghisap Darah di wilayah tersebut adalah yang menjadi alasannya.

BACA JUGA: Ratusan Ribu Warga Protes Catalonia Merdeka dari Spanyol!

Dikutip dari laman Guardian pada hari Selasa 10 Oktober 2017, isu mengenai adanya vampire penghisap darah di Malawi bagian selatan ini kian merebak dan juga telah membuat para warga ini menjadi resah. Masyarakat sekitar ini telah diketahui masih mempercayai sesuatu hal yang berkaitan dengan ilmu sihir dan juga mistis. Padahl sudah banyak lembata bantuan dan juga LSM internasional yang telah bermukim di sana.

Ditempatkannya lembaga bantuan tersebut juga staf PBB ini menyusul terjadinya rentetan kekerasan yang sempat meletus di Malawi pada tahun 2002 yang lalu. Ditarikanya staf PBB yang telah bertugas disana ini berawal dari kabar kematian lima orang warga setempat yang secara tiba-tiba meninggal dunia akibat dari dihisap darahnya oleh vampir penghisap darah.

Vampir Penghisap Darah
Copyright©klimg

Pihak Departemen Keamanan dan Keamanan PBB (UNDSS) dalam sebuah laporan keamanan di Distrik Phalombe dan Mulanje telah mengatakan “Masyarakat di wilayah Malawi bagian selatan memang masih terpengaruh oleh cerita-cerita penghisap darah yang katanya dilakukan oleh vampir,”.

Koresponden untuk PBB yakni Florence Rolle ini telah mengatakan bahwa beberapa staf PBB ini telah ditarik, sementara itu yang lainnya masih berada di dalam distrik yang lain. Rolle telah mengatakan “UNDSS terus memantau situasi ini dengan ketat untuk memastikan semua staf PBB dalam kondisi sehat. Apabila suasana dan ksiruh vampir sudah mereda, pihaknya akan mengirim kembali stafnya”.

Sementara itu, Presiden Malawi Peter Mutharika telah menyayangkan laporan tersebut. dirinya juga telah merasa kecewa pada saat PBB menarik para stafnya tersebut. Di dalam pernyataan yang telah dirilis kantor presiden telah disebutkan “Perkembangan ini sangat memprihatinkan presiden dan seluruh pemerintahan”.

BACA JUGA : Catalonia Akan Segera Proklamasikan Kemerdekaan Dalam Hitungan Hari!

Sementara itu laporan UNDSS yang lainnya telah mengatakan bahwa rumor Vampir Penghisap Darah ini nampaknya berasal dari negara tetangga yakni Mozambik. Meskipun tidak jelas apa motif dan dari mana isu beredar, pihak UNDSS tetap menarik stafnya hingga kondisi di Malawi bagian selatan kembali normal.

baca juga : 

Jasad Raja Bhumibol Akan Dikremasi 26 Oktober Nanti!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here