Tak Mau Aktivasi Kartu SIM Prabayar, Siap Kena Blokir!

0
173
SIM Card Prabayar
Copyright ©kompastekno

Tak Mau Aktivasi Kartu SIM Prabayar, Siap Kena Blokir!

Indowarta.com – Kepada seluruh pengguna kartu SIM prabayar sekarang ini diwajibkan untuk melakukan regristrasi berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK). Hal ini sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kominikasi dan Informatikan (Kominfo) kepada pelanggan baru atau lama.

BACA JUGA : Aktivasi Kartu SIM Prabayar Musti Gunakan KTP dan KK!

Akan ada tindakan tegas jika nantinya sudah mengabaikan ketentuan yang diberlakukan dalam aktivasi kartu SIM prabayar tersebut. Sanksi yang akan diberikan adalah pemblokiran akan langsung dilakukan kepada para pelanggan.

Adanya ketentuan dalam aktivasi kartu SIM prabayar ini sudah diatur dalam Peraturan Menteri Kominfo Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi, yang diubah dalam Peraturan Menteri Kominfo Nomor 14 Tahun 2017 Tentang Perubahan atas Peraturan Menkominfo Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.

Dirjen Dirjen Penyelenggara Pos & Informatika (PPI) Kementerian Kominfo Ahmad M. Ramli di Jakarta mengatakan, “Ini bukan sesuatu yang sulit. Jadi, silahkan nanti mengikuti prosedur dengan benar karena tanpa melakukan itu, bapak ibu akan kena berbagai akibat. Misalnya, pemblokiran layanan panggilan dan pesan singkat.”

Menkominfo
Copyrigth©profilbos

Kewajiban untuk melakukan registrasi ulang seluler prabayar itu akan mulai berlakukan pada tanggal 31 Oktober 2017 mendatang dan paling lambat pada 28 Februari 2018. Jika nantinya pelanggan sudah mengabikan adanya ketentuan aktivasi kartu SIM prabayar ini, maka mereka akan langsung mendapatkan masa tenggang dan bisa juga berdampak pada adanya pemblokiran secara bertahap kepada layanannya.

BACA JUGA : Tiga Cara Ampuh Aplikasi Android Terinfeksi Malware!

Beberapa pemblokiran yang akan dilakukan jika tidak menjalankan ketentuan itu, seperti pemblokiran pada layanan panggilan masuk, keluar, dan SMS. Yang paling lambat akan dilakukan 15 hari kalender sejak adanya pemblokiran itu.

Jika pelanggan masih mengabaikan ketentuan aktivasi kartu SIM prabayar ini selama lebih dari 15 hari kalender sejak tanggal pemblokiran layanan, maka pemblokiran akan dilakukan kepada layanan internet.

“Jadi, (tidak registrasi prabayar) ada akibat-akibat tapi kami lakukan secara bertahap. Pertama panggilan keluar, lalu panggilan masuk, baru seluruhnya,” jelasnya.

BACA JUGA : Menkominfo Hanya Inginkan 4 Operator Seluler di Indonesia!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here