Roy Suryo Sebut Elektabilitas Jokowi Naik Sebab ‘Buzzer’!

0
228
Roy Suryo
Copyrigth©Twitter

Roy Suryo Sebut Elektabilitas Jokowi Naik Sebab ‘Buzzer’!

Indowarta.com- Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Roy Suryo ini telah menuding bahwa tingginya tingkat kepuasan masyarakat serta Elektabilitas Jokowi ini telah disebabkan karena peran dari buzzer politik yagn berkerja di jagat maya. Roy Suryo pun memberikan pujian terhadap kinerja buzzer tersebut.

BACA JUGA : Gerindra Yakin Elektabilitas Prabowo Akan Naik!

Roy saat hadir sebagai penanggap saat rilis survei Indikator Politik Indonesia, di Cikini, Jakarta Pusat pada hari Kamis 11 Oktober 2017 ini telah mengatakan “Saya juga melihat di dunia maya. Saya juga mengapresiasi kepada para tim yang berada di balik pencapaian ini. Timnya bekerja begitu luar biasa ekstra keras”.

Berdasarkan dari survei yang sudah dilakukan pada tanggal 17 hingga 24 September 2017 ini tingkat kepuasan masyarakat terhadap tiga tahun kinerja Jokowi JK ini telah mencapai 68,3 persen. Elektabilitas Jokowi apabila responden tidak diberikan pilihan nama mencapai 34,2 persen.

Jokowi
Copyright ©poskotanews

Pada saat responden telah diberikan pilihan 8 nama, Jokowi ini sudah mendapatkan sebanya 54,6 persen. Sementara itu pada saat simulasi head to head layaknya di dalam Pilpres 2014 yang lalu, Jokowi ini telah mendapatkan 58,9 persen suara para responden sementara itu Ketua Umum Partai Gerindra yakni Prabowo Subianto telah mendapatkan angka 31,3 persen.

BACA JUGA : PDIP Berikan Pesan Ini Kepada Prabowo Soal Elektabilitas Loyo!

Roy Suryo telah mengatakan bahwa para buzzer ini selalu memberikan apresiasi jika ada pemberitaan positif terhadap pemerintahan Jokowi. Sebaliknya, mereka akan mencibir jika ada pihak yang mencoba untuk memberikan kritik. Roy Suryo telah mengatakan “Jadi kalau ada berita dan komentar bagus tentang Pak Jokowi langsung timnya bergerak emot jempolnya banyak langsung”.

Roy melanjutkan “Tidak ada yang berani masyarakat mengkritik. Kalau ada yang mengkritik itu langsung diserang dengan 10 bahkan 100 hujatan. Saya pun mengalami”. Selain itu Roy Suryo juga telah menuturkan bahwa fenomena buzzer ini baru ditemui pada masa pemerintahan Jokowi Jusuf Kalla. Menurut dirinya, fenomena ini berbahaya karena akan melahirkan pemerintah yang anti kritik.

Roy Suryo telah mengatakan “Pemerintah kalau ada kritikan terbuka saja, demi kemajuan bangsa ini. Jangan alergi dengan kritik, harus ada ruang kritik. Karena semua rezim tidak pernah ada yang semuanya bagus, termasuk Pak SBY”.

baca juga : 

Kalah Elektabilitas, Prabowo Mampu Saingi Jokowi di Pilpres 2019?

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here