Gaji Anies Baswedan dan Sandiaga Uno Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI!

0
19642
Anies Baswedan
Copyright©sindonews

Gaji Anies Baswedan dan Sandiaga Uno Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI!

Indowarta.com – Pelantikan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menjadi Gubernur da Wakil Gubernur DKI Jakarta tinggal menghitung hari. Anies-Sandi akan resmi dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin, 16 Oktober 2017.

Baik Anies Baswedan maupun pasagannya akan mendapatkan sejumlah fasilitas dan salah satunya ialah gaji. Lalu berapakah gaji seorang Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta?

Mengenai hal ini juga diungkapkan oleh Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri (KDHKLN) M Mawardi. Dia mengatakan jika Anies akan mendapatkan gaji sebesar Rp 3 juta sebagai seorang Gubernur DKI Jakarta. Sedangkan Sandiaga Uno akan mendapatkan gaji sebesar Rp 2,4 juta sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

WAJIB BACA :  Deretan meme Pribumi yang Bikin Kamu Terpingkal!

Sedangkan tunjangan gubernur sebesar Rp 5,4 juta dan wakil gubernur sebesar Rp 4,3 juta. Menurut Mawardi mengenai gaji ini sesuai dengan Diriktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Departemen Keuangan (Depkeu). ‘Gaji gubernur Rp 3 juta dan wagub sebesar Rp 2,4 juta itu sama dengan yang ditentukan Dirjen Anggaran Depkeu. Untuk tunjangan gubernur sebesar Rp 5,4 juta dan wagub Rp 4,3 juta’ ujarnya saat ditemui Jumat, 13 Oktober 2017.

Anies Baswedan
Copyright©seword

Mawardi menambahkan jika Anies Baswedan dan Sandiaga Uno nantinya berhak mendapatkan tunjangan operasional atau Biaya Penunjang Operasional. Tunjangan oprasional tersebut berkisar Rp 4 miliar hingga 4,5 miliar setiap bulannya. Angka yang terbilang fantastis itu didapat berdasarkan PP Nomor 109 Thaun 2000 dengan perhitungan 0,13 persen dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI yakni Rp 35 triliun.

WAJIB BACA :  Usai Kuasai Balaikota, Ini Ambisi Anies Baswedan Menurut media Singapura!

Biaya Penunjang Operasional (BPO) gubernur dan wakilnya itu pembagiannya tergantung kesepakatan mereka. Adapaun Pasal 9 PP Nomor 109 Tahun 2000 Mengatur tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepal Daerah. ‘Besarnya biaya penunjang operasional Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Provinsi ditetapkan berdasarkan klarifikasi Asli Daerah ayat F di atas Rp 50 miliar paling rendah Rp 1,25 miliar dan paling tinggi sebesar 0,15 persen’ bunyi pasal tersebut.

Dalam PP yang sama pula dijelaskan jika biaya penunjang operasional digunakan untuk koordinasi, penaggulangan kerawanan sosial masyarakat, pengamanan dan kegiatan khusus lainnya yang mendukung pelaksana tugas kepala daerah dan wakil kepala daerah. Sedangkan mengenai pelantikan Anies Baswedan menggantikan Gubernur DKI Jakarta saat ini Djarot Saiful Hidayat juga dijelaskan oleh Ketua tim Komunikasi Anies-Sandi, Nauf Firman.

WAJIB BACA :  Anies Baswedan Persilahkan Warga Mengadu Layaknya Era Ahok dan Djarot!

Dia menjelaskan jika acara pelantikan pasangan Gubernur terpilih DKI Jakarta akan dilaksanakan pada Senin, 16 Oktober 2017. Firman mengatakan jika acara pelantikan nanti akan dimulai pukul 16.00 WI di Istana Negara, Jakarta.

Baca juga : Menjelang Pelantikan, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno Diminta Komitmen Hentikan Reklamasi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here