Wajib Lakukan Registrasi Ulang Kartu SIM Prabayar!

0
355
Registrasi Ulang Kartu SIM Prabayar
Copyright©kompstekno

Wajib Lakukan Registrasi Ulang Kartu SIM Prabayar!

Indowarta.com – Kali ini untuk semua pengguna ponsel akan diwajibkan registrasi ulang kartu SIM Prabayar. Hal tersebut disampiakan langsung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

Dalam hal ini untuk registrasi ulang kartu SIM Prabayar diwajibkan untuk menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) ataupun Kartu Keluarga (KK). Supaya lebih efektif, registrasi ulang nantinya juga dilengkapi dengan validasi data yang akan dilakukan oleh masing-masing operator telekomunikasi.

Tujuan dilakukan vaidasi data untuk mencocokan data yang dimasukan oleh pengguna dengan data kependudukan yang ada di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sedangkan Kemkominfo sendiri menegaskan jika daftar atau registrasi ulang ini dilakukan paling lambat sebelum tanggal 28 Februari 2018.

Jika pengguna tidak melaukan daftar ulang, maka kartu SIM prabayar baik perdana maupun milik pengguna lama tidak bisa diaktifkan. Untuk proses registrasi ulang kartu SIM Prabayar sendiri dapat dilakukan dengan SMS ke 444. Untuk pelanggan baru ketik : NIK#NomorKK# dan untuk pelanggan lama ketik : ULANG#NIK#NomorKK#.

 Registrasi Ulang Kartu SIM Prabayar
Copyright©kemkominfo

Setetelahnya operator masing-maisng akan melakukan validasi NIK ataupun KK asli yang telah dicantumkan oleh penggunanya. Penetapan untuk registrasi ulang itu sendiri sudah tertera dalam Peraturan Perundang-Undangan Menteri Kominfo Nomor 12 Tahun 2016 tentang registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi yang telah diubah dengan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 14 Tahun 2017.

Sedangkan jika saat validasi gagal maka pengguna diharuskan untuk mengisi surat pernyataan. Isi surat tersebut akan menyatakan data yang dimasukan pengguna adalah benar. Selanjutnya pengguna prabayar menyepakati akan bertanggung jawab atas akibat hukum yang ditimbulkan nantinya. Pelanggan sendiri akan diminta untuk mengaktifkan nomor paling lambat 1 x 24 jam. Selain itu pelanggan secara berkala juga diharuskan melakukan registrasi ulang.

Sementara itu alasan dilakukannya registrasi ulang kartu SIM Prabayar karena mengantisipasi sejumlah hal yang kerap terjadi ditanah air. Dilakukannya daftra ulang dengan validasi data untuk mencegah kejahatan, aksi terorisme, untuk tanggulangi hoax, tumbukan perekonomian dan amankan transaksi non tunai. Untuk info selanjutnya dapat menghubungi operator SIM Card dan Ditjen Dukcapil Kemendagri.

Baca juga : Daftar Ulang SIM Card Prabayar Wajib Dilakukan Mulai Tanggal 31 Oktober!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here