Berita Terkini : Banyak Beredar Telur Busuk DI Bogor, Warga Diminta Untuk Selalu Waspada !

0
1047

Telur Rebus Busuk di Bogor

Indowarta.com – Kepala bidang (kabid) perdagangan pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Bogor Mangahit Sinaga mengatakan, pihaknya kembali menemukan 9.400 butir telur busuk dari pasar Anyar dan Bogor.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota Bogor sebelumnya juga telah menemukan telur busuk di wilayah pasar tersebut pada hari Rabu, 8 Juni 2016. Temuan telur busuk ada sekitar 3000-an yang telah disita oleh pihak Disperindag dari tangan salah satu pedagang disana

Mangahit Sinaga selaku Kepala Bidang Perdagangan, Diperindag Kota Bogor mengatakan bahwa telur busuk tersebut di pasok oleh seseorang asal Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Dalam hal ini, dispendag  telah mengamankan seorang sopir yang telah berjualan telur busuk, ED, mengaku penjualan telur busuk tersebut sudah berlangsung 20 tahunan.

Kabid perdagangan Disperindag mengatakan Telur yang gagal menetas di rebus dan kemudian dijual sebagai isi bakso dan cumi. Ada beberapa oknum yang memanfaatkanya sebagai pelengkap siomay.

Kepala Bidang Pertenakan Dinas Perternakan Kota Bogor juga telah melakukan uji laboratorium pada tahun lalu. Dan terbukti telur tersebut mengandung bakteri yang dapat mengganggu pencernaan.

sebaiknya masyarakat tidak membeli telur tersebut karena dapat menimbulkan penyakit seperti batuk dan gatal-gatal.

Ciri-ciri yang harus diketahui warga bogor mengenai telur busuk tersebut adalah telur yang bertekstur kenyal dan bau menyengat, jika kulitnya di kupas akan terlihat warna kuning telur mencolok dan berukuran besar.

Sebaiknya masyrakat harus selalu waspada untuk mengenali ciri telur busuk tersebut. Jangan sampai masyarakat terkena penyakit yang di sebapkan telur tersebut.

Praktel ilegal seperti ini setiap harinya selalu ada dan dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

Tapi memang di bulan puasa ini kebutuhan atau permintaanya banyak sementara telur yang layak harganya mahal. Jadi, mereka mencari kesempatan untuk mendapatkan keuntungan lebi” Ujar Mangahit

“Meski demikian, pihak Disperindag tidak berencana melaporkan kasus terbut kepada pihak kepolisian. “Pemilik akan dimintai keterangan, kalau barang bukti telur busuk dan 2 mobil pick up seta angkot kami sita,” ujar Mangahit.

Namun untuk selanjutnya, untuk mencegah hal tersebut tidak terulang lagi, cara satu-satunya yakni yang bisa dilakukan dengan memproses secara hukum para pemasok agar tidak mengulangi perbuatanya lagi.

BACA JUGA : BERITA TERKINI : PANTAI SELATAN MASIH BERGEJOLAK, JANGAN BERENANG DULU DI PANTAI BALI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here