Taksi dan Ojek Online Bisa Angkut Penumpang di Bandung!

0
817
Ojek Online
Copyright©liputan6

Taksi dan Ojek Online Bisa Angkut Penumpang di Bandung!

Indowarta.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, tidak memberikan larangan untuk tranportasi online beroperasi. Wali Kota Badung, Ridwan Kamil menilai, sekarang ini pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan. Dalam pertemuan tersebut sudah membuahkan hasil.

BACA JUGA : Soal Angkutan Online, Begini Komentar Ridwan Kamil!

“Angkutan online tidak dilarang. Silakan tetap beroperasi seperti biasa,” kata Ridwan Kamil di Pendopo Kota Bandung, Selasa (17/10/2017).

Seluruh warga Bandung diizinkan untuk memilih jenis tranportasi ojek online atau konvesional. Ridwan Kamil mengatakan, sampai 1 November mendatang adanya Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 26 Tahun 2017 mengenai angkutan sewa khusus akan diberlakukan.

WAJIB BACA :  BMKG Prediksi Hujan Akan Turun di Bandung Sampai Bulan Mei Tahun Depan!

Sehingga dengan ini, adanya Permenhub itu tidak akan membuat ojek online diberhentikan beroperasi di Bandung.  “Nanti, 1 November ada revisi, angkutan onlinemenyesuaikan, tapi tidak ada perhentian operasi,” ujar pria yang akrab di sapa kang Emil itu.

Ridwan Kamil
Copyright©tstatic

Pihaknya menegaskan, keliru jika ada penilaian terkait proses revisi yang akan memberhentikan operasi dari ojek online. Dia mengatakan, adanya peraturan untuk transportasi online ini bukan merupakan hak atau kewenangan yang diberikan kepada pemerintah tingkat II. Sama halnya pada saat dia memberikan larangan beroperasinya angkutan berbasis online Uber pada tahun 2015 lalu.

BACA JUGA : Ojek Online Di Daerah Bekasi Meminta Dibuatkan Tempat Mangkal!

“Dulu (saat Uber) ada kebingungan tanggung jawab siapa. Sekarang ini untuk tingkat nasional izin ada di Kemenhub, sedangkan izin provinsi ada di dishub provinsi,” jelas dia.

WAJIB BACA :  BMKG Prediksi Hujan Akan Turun di Bandung Sampai Bulan Mei Tahun Depan!

Tidak hanya itu, Ridwan Kamil berharap, untuk tetap tenang dalam menghadapi adanya dinamika yang terjadi antara ojek online dan konvensional ini. Oleh karena itu, dia menegaskan agar sejumlah pihak terkait dapat menyalurkan aspirasi mereka dengan menggunakan jalur yang benar.

“Mau unjuk rasa silakan asal tidak boleh anarkis. Jika terjadi pemogokan silakan juga,” ungkap Emil.

Jika memang diperlukan, kata dia, Pemkot Bandung sudah memiliki cara agar masyarakat tidak merasa terganggu aktivitasnnya. Pada saat ditanya mengenai adanya antisipai gesekan yang terjadi antar ojek online dan konvensional. Emil mengatakan, kalau sekarang ini dia akan terus menggelar komunikasi.

“Pentingnya media menyampaikan kejernihan menyampaikan persoalan. Sambil menyesuaikan layanan pada masyarakat ekonomi tidak boleh berhenti,” jelas Wali Kota Bandung.

BACA JUGA : Golkar Fix Dukung Ridwan Kamil, PDIP Masih Menunggu Kepastian!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here