Marawi Diklaim Sudah Bebas ISIS dan Militan Maute, Ini Reaksi Presiden Filipina!

0
241
Mayor-Rody-Duterte-1

Marawi Diklaim Sudah Bebas ISIS dan Militan Maute, Ini Reaksi Presiden Filipina!

Indowarta.com– Kepastian kabar kematan pemimpin ISIS Asia Tenggaran yakni Isnilon Hapilon Maute ini telah membuat Presiden Filipina Rodrigo Duterte luar biasa senangnya. Tanpa rencana dan juga pemberitahuan, dirinya kemarin yakni pada tanggal 17 Oktober 2017 ini telah berkunjung ke ibu kota provinsi Lanao del Sur itu.

BACA JUGA: Ratusan Ribu Warga Protes Catalonia Merdeka dari Spanyol!

Di hadapan para tentara, pria yang akrab disapa Digong tersebut menyatakna bahwa Marawi ini telah bebas. Duterte dalam kunjungannya kali ketujuh ke Marawi itu telah mengatakan “Saya menyatakan bahwa Kota Marawi telah dibebaskan dari pengaruh teroris. Itu menjadi tanda dimulainya proses rehabilitasi”.

WAJIB BACA :  Presiden Iran Hassan Rouhani Klaim Kemenangan Atas ISIS di Irak dan Suriah!

Dirinya sendiri telah meminta agar tidak perlu adanya perayaan apa pun dan juga telah berjanji akan membiarkan kelompok militan sampai menandon senjata begitu banyak seperti Maute. Pertempuran selama 148 hari di Marawi ini memanglah membuat kota tersebut luluh lantak.

Mayor-Rody-Duterte-1

Semenjak awal konflik pada 23 Mei yang lalu, militer Filipina atau AFP ini telah menggempur kota tersebut dari darat dan juga udara hampir tanpa henti. Setidaknya terdapat 200 ribu bangunan rusak parah.

Presiden Rodrigo Duterte ini telah meminta maaf kepada penduduk Marawi atas kerusakan itu. Menurut dirinya, pemerntah ini tidak memiliki pilihan lain untuk menumpas militan yang berencana menguasai kota tersebut. hal ini karena jika dibiarkan, Filipina akan menjadi basis baru ISIS. Kelompok militan sadis tersebut mencari negara baru untuk dikuasi setelah mereka kalah dari Iraq dan Syria.

WAJIB BACA :  Presiden Iran Hassan Rouhani Klaim Kemenangan Atas ISIS di Irak dan Suriah!

BACA JUGA : Catalonia Akan Segera Proklamasikan Kemerdekaan Dalam Hitungan Hari!

Pada saat Presiden Rodrigo Duterte ini telah mengumumkan pembebasan Marawi dari kejauhan masih terdengar suara tembakan. Pertempuran ini memanglah masih berlangsung di kota mayoritas penduduk muslim tersebut. AFP sendiri telah menyatakan bahwa pada saat ini masih ada kurang lebih selama 20 hingga 30 militan yang bertahan. Mereka sendiri telah menguasai sekitar 60 hinga 80 bangunan dan juga menyekap 20 wartawan.

Juru Bicara AFP yakni Restituto Padilla ini telah menegaskan bahwa anggota Maute yang tersisa tidak mungkin bisa melarikan diri ke luar dan juga begitu sebaliknya.

baca juga : 

Heboh Beredarnya Isu Vampir Penghisap Darah, Isu?

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here