Chandrasekhar, Pengembang Teori Bintang Kerdil Putih yang Hadir di Google Doodle Hari Ini!

    0
    242
    S.Chandrasekhar
    Copyright ©indian

    Chandrasekhar, Pengembang Teori Bintang Kerdil Putih yang Hadir di Google Doodle Hari Ini!

    Indowarta.com – Hari ini tepatnya Kamis, 19 Oktober 2017 halaman depan Google tampil dengan sosok Subrahmanyan Chandrasekhar. Siapa dia? Kenapa Google memilih menampilkan sosok Chandrasekhar di depan halaman alias menjadi Google Doodle?

    Hal itu dilakukan Google karena bertepatan dengan hari kelahiran S.Chandrasekhar. Pria ini merupakan seorang fisikawan India-Amerika Serikat. Dia lahir di Lahore, India Britania atau saat ini Pakistan pada tanggal 19 Oktober 1910 dan dia meninggal pada tanggal 21 Agustus 1995.

    S.Chandrasekhar sendiri merupakan keponakan dari Chandrasekhara Raman yang juga seorang fisikiawan pemenang hadiah Nobel Fisika tahun 1930. Pria ini dikenal orang karena meneliti dan menulis sejumlah buku penting mengenai struktur dan evolusi bintang, dinamis kluster dan galaksi bintang, transfer energi radiasi, stabilitas hidrokimia dan hidromagnetika, stabilitas bilangan persamaan ellips serta teori matematis lubang hitam.

    Selain itu pria ini juga bekerja pada astrofisika relativistik serta buku terakhir Newton’s Principia for the Common Reader. Selama 20 tahun lamanya ia mengedit Astrophysical Journal dan ia dikenal atas kecintaannya pada keagungan serta presisi matematika.

    S.Chandrasekhar
    Copyright ©banjarmasin post

    Prestasinya sendiri yakni menerima gelar B.A dari Universitas Madras. Kemduian dia juga menerima gelar Ph.D dengan mengembangkan teori bintang kerdil putih, menunjukan tekanan bahwa tekanan degenerasi mekanika kuantum tidak bisa menstabilkan raksasa dari Universitas Cambridge.

    Ia bekerja di Universitas Chicahgo dan Obsevatorium Yerkes dari tahun 1937 hingga 1995. Selain itu dia juga merupakan pegawai di Ballistic Research Laboratory di Aberdeen Proving Ground, Maryland selama terjadinya perang dunia II.

    Berbagai penghargaan bidang astronomi pun pernah diraih S.Chandrasekhar. Penghargaan tersebut termasuk National Medal of Science, the Draper Medal of the US National Academy Science hingga penghargaan RoyalAstronomical Society.

    Maka dari itu untuk mengenang jasanya Google Doodle menampilkan sosok pria ini untuk merayakan hari ulang tahun yang ke 107. Dalam doodle sendiri ia digambarkan secara sederhana mengenai teori bintang dan evolusinya atau dikenal dengan teori S.Chandrasekhar Limit.

    Teori ini sendiri menjelaskan massa bintang lebih ringan, 1,4 kai lebih dari matahari, maka kemudian ia akan jatuh ke tahap yang lebih padat dan disebut ‘kurcaci putih’. Namaun jika melebihi 1,4 maka bintang itu akan terus runtuh dan mengembun lalu mengembang menjadi lubang hitam atau ledakan supernova.

    Baca juga : Studio Musik Elektronik Jadi Google Doodle Hari Ini, Apa Itu?

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here