Mulai di Era Jokowi, Harga BBM di Papua Sama dengan di Jawa!

0
293
harga BBM

Mulai di Era Jokowi, Harga BBM di Papua Sama dengan di Jawa!

Indowarta.com– Presiden Joko Widodo telah memberikan instruksi kepada para jajarannya untuk bisa menerapkan kebijakan bahan bakar (BBM) satu harga di seluruh wilayah Indonesia. Dengan kebijakan seperti ini, para warga Papua dan juga pulau terluar di Indonesia ini akan bisa menikmati harga BBM yang seragam dengan di Pulau Jawa.

BACA JUGA : Respon PDIP Soal Ambisi Prabowo Nyapres!

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar, saat Konferensi Pers di Kantor Staf Presiden, Jakarta pada hari Senin 23 Oktober 2017 ini telah mengatakan “Untuk membawa negara ini untuk mencapai energi berkeadilan, negara harus hadir dalam pengentasan kemiskinan. Salah satunya kebijakan BBM satu harga”.

Selain itu dirinya juga telah menjelaskan bahwa harga BBM dengan jenis Solar maupun Premium di beberapa daerah tertentu yang khususnya di daerah Timur Indonesia ini sudah mencapai Rp 7.000 per liter hingga Rp 100 ribu per liter. Sebagai contoh saja adalah di Papua, harga jual BBM ini berkisar di harga Rp 80 ribu hingga Rp 100 ribu perliternya.

harga BBM

Dirinya menjelaskan “Pemerintah hadir membawa program ini supaya warga di daerah terluar, terdepan, tertinggal, bisa menikmati BBM dengan harga sama seperti di Jawa yang dijual Rp 5.150 per liter untuk Solar, dan Premium Rp 6.450 per liter”.

BACA JUGA : Anies Baswedan Pamer Foto Pantau Banjir Lewat CCTV, Staff Ahok Malah Beberkan Hal Mengejutkan Ini!

Wakil Menteri ESDM yakni Arcandra telah menjelaskan bahwa kemajuan dan juga peta jalan (roadmap) BBM satu harga. Yang pertama adalah seperti tertuang di dalam Pasal 4 Peraturan Menteri ESDM No. 36 Tahun 2016 mengenai Percepatan Pemberlakuan Satu Harga BBM oleh Direktur Jenderal menetapkan lokasi tertentu.

Yang kedua adalah mengidentifikasi sebanyak k237 Kabupaten / Kota berdasarkan dari koordinasi bersama Kementerian ataupun lembaga yang terkait, dan juga pemerintah kabupaten dan kota pada tangal 19 Desember 2016. Setelah itu pada tahap ketiga, memperhatikan 122 daerah tertinggal dan juga 43 daerah terdepan ataupun terluar.

Pada tanggal 23 Januari 2017, pemerintah ini telah menetapkan lokasi tertentu di 148 Kabupaten untuk pendistribusian jenis BBM tertentu jenis BBM khusus penugasan.

baca juga : 

Hasil Survey Sebut Elektabiilitas Jokowi Meningkat, Sedangkan Prabowo Menurun!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here