Ban Pecah Karena Injak Botol Air Keras, Fakta Atau Hoax?

0
305
Ban Pecah Injak Botol Air Keras
Copyright©Kompas

Ban Pecah Karena Injak Botol Air Keras, Fakta Atau Hoax?

Indowarta.com- Pada beberapa waktu yang lalu telah marah beredar kabar mengenai kasus ban Daihatsu Sigra yang pecah akibat dari melndas botol plastik berisikan air keras. Rumor yang sudah beredar itu telah menjadi salah satu modus kejahatan yang baru.

BACA JUGA : Catat Jadwal Pengiriman Mitsubishi Xpander ke Konsumen!

Bahkan kabar ini juga sempat menjadi viral di dalam media sosial serta disampaikan di dalam pesan berantai melalui aplikias perpesanan yakni Whatsap. Berikut ini adalah pesan tersebut

Hati-hati kalau liat di jalan ada botol plastik, jangan digilas. Di dalamnya isi air keras. Ditabrak botolnya pecah kesiram ban mobil. Seperti ini bannya robek. Ini kejadian di pintu keluar Tol Puri Kembangan masih ada 3 orang yang kena. Jangan lindas botol di jalan karena diisi air keras atau paku. Awas jebakan.”.

Ban Pecah Injak Botol Air Keras
Copyright©Kompas

Kapolsek Kembangan, Jakarta Barat, Kompol Supriadi pada beberapa waktu lalu telah menyatakakn bahwa berita tersebut merupakan hoax. Kompol Supriadi ini telah mengatakan “Dari penyelidikan anggota, tidak ditemukan kejadian ini”.

Lalu bagaimana sebenarnya kabar tersebut di mata para ahli? Technical Service PT Bridgestone Tire Indonesia Zulpata Zainal telah menjelaskan bahwa terdapat banyak kejanggalan yang terjadi dari unggahan foto tersebut.

BACA JUGA : Xpander Meluncur di Palembang dengan Selisih Harga Sampai Rp 8 Juta!

Zulpata pada hari Minggu 22 Oktober 2017 ini telah mengatakan “Kalau lihat foto, kerusakan itu banyak yang terjadi, namanya flat running atau bleeding CBU. Hal ini akibat ban dijalankan terus menerus dalam keadaan kurang angin atau kempes, dimana dinding samping ban mengalami defleksi yg berlebihan, karet ban hangus karena ditekan antara pelek dan permukaan jalan”.

Menurut Zulpata, di dalam kondisi yang seperti itu lama kelamaan benang pada kompnen ban ini akan bisa putus. Alhasil adalah efeknya sepertiny pada foto yang diduga karena kena air keras di media sosial. Menurut Zulpata, keanehan terlihat dari pola kerusakan yang mengenai dinding ban, karena logikanya yang menginjak btol adalah telapak ban.

Zulpata telah menuturkan “Aneh kan pola kerusakannya karena telapak ban mulus yang rusak dinding. Logikanya saat menginjak botol plastik harusnya cipratan air menjauh ke kiri atau kanan bukan ke atas kena dinding ban. Lalu yang lebih tidak masuk akal, kalau benar diisi air keras, tidak mungkin pakai botol plastik karena pasti plastiknya rusak, harusnya pakai botol beling”.

baca juga : 

Xpander Belum di Kalkulasi, Avanza Masih Jadi yang Paling Laris!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here