Dilema UMP 2018: Buruh Minta Naik Rp 650 Ribu, Pengusaha Mengaku Keberatan!

0
630
UMP 2018
Copyright©blogspot

Dilema UMP 2018: Buruh Minta Naik Rp 650 Ribu, Pengusaha Mengaku Keberatan!

Indowarta.com- Setiap tahun, pemerintah ini telah menetapkan upah minimum provinsi (UMP) baru. Setiap tahun pula para buruh dan juga pengusaha ini tidak sepakat mengenai besaran dari upah yang ditetapkan oleh pemerintah. Para buruh yang telah merasa biaya hidup ini terus meningkat ini telah membuat mereka berhak meraup penghasilan lebih besar lagi.

 BACA JUGA : Hot News: Situs Belanja Online Shopee Gelar Diskon Hingga 90 Persen!

Di sisi yang lainnya, pengusaha ini merasa terbebani dengan pelemahan daya beli dari masyarakat di dalam pasar lokal maupun di ekspor. Kenaikan dari UMP 2018 ini terlampau tingi bisa menghambat bisnis nantinya. Alhasil adalah buruh ini kerap kali menggelar demo turun ke jalan dengan menyuarakan kenaikan upah.

Kondisi yang sama ini juga telah nampak terulang kembali pada tahun ini. Buruh sendiri telah meminta besaran kenaikan UMP 2018 hingga Rp 650 riu dan pengusaha sendiri pun telah merasa keberatan tersebut. Sementara itu bila UMP yang ditetapkan ini terlampau tinggi, maka pemutusan hubungan kerja atau PHK ini akan bisa menghantui dunia industri nasional.

UMP 2018
Copyright©wp

Terlebih lagi apabila ditelisi, usulan buruh tersebut ini lebih besar dari ketetapan pemerinath mengenai kenaikan UMP 2018 yang telah dipatok sebesar 8,71 persen. Angka ini telah berasall dari inflasi nasional dari BPS sebesar 3,72 persen ditambah lagi angka pertumbuhan ekonomi (pertumbuhan PDB) yang sebesar 4,99 persen.

BACA JUGA : Berita Terkini: Nikmati Harbolnas, Inilah Cara Hindari Penipuan Diskon Abal- Abal!

Di dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 mengenai Pengupahan ini sudah terdapat Formula perhitungan tersebut. Anggota Dewan Pengupahan DKI Jakarta dari Unsur Pengusaha, Sarman Simanjorang ini telah mengatakan “Sudah ditentukan dari Kemenaker. Pertumbuhan ekonomi ditetapkan 4,99 persen, sisanya inflasi (3,72 persen), jadi totalnya 8,71 persen”.

Dengan penetapan tersebut, maka besaran kenaikan UMP 2018 ini masing-masing prvinsi sudah bisa diperkirakan lagi. Asalkan bahwa masing-masing gubernur telah mengikuti formula perhitungan yang telah ditetapkan oleh pemerintah melalui PP tersebut. dirinya telah menjelaskan “Tinggal dikalikan saja. Biasanya pemerintah (daerah) ya sesuai dengan PP 78”.

baca juga : 

Debenhams Akan Tutup Semua Toko di Akhir Tahun!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here