Berita Hari Ini : Dewie Yasin Limpo Beserta Staffnya Dikenai Vonis 6 Tahun Penjara Usai Terlibat Kasus Terima Suap !

0
814
Bambang Wahyu Hadi

Berita Hari Ini : Dewie Yasin Limpo Beserta Staffnya Dikenai Vonis 6 Tahun Penjara Usai Terlibat Kasus Terima Suap !

Indowarta.comРMajelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta telah manjatuhkan vonis pidana 6 tahun penjara kepada anggota Komisi VII DPR  yakni Dewie Yasin Limpo. Dewie tidak sendirian, stafnya yang bernama Bambang Wahyu Hadi juga dijatuhkan vonis 6 tahun penjara tersebut. Keduanya dinilai telah terbukti menerima suap dari seorang pengusaha.

Ketua Majelis Hakim Mas’ud di Pengadilan Tipikor, Jakarta pada hari Senin 13 Juni 2016 mengatakan bahwa Dewie Yasin Limpo beserta stafnya yaitu Bambang Wahyu Hadi telah terbukti melakukan tindak korupsi secara bersama-sama sebagaimana dakwaan pertama.

Tidak hanya hukuman pudana penjara, majelis hakim juga memberikan hukuman berupa denda sebesar Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan kepada kedua tersangka. Di dalam pertimbangannya, Majelis Hakim menilai bahwa perbuatan Dewie Yasin Limpo telah bertentangan dengan program pemerintah dalam pemberantasan tindak korupsi.

Bambang Wahyu Hadi

Disisilain yang meringankan hukuman keduanya adalah masih belum pernah dihukum dan juga memiliki tanggungan keluarga. Sebelum itu, Dewie beserta Bambang dituntuu hukuman penjara selama 9 tahun oleh Jaksa.

Dewie dan Bambang didakwa secara bersamaan karena menerima suap sebesar 177.700 dollar Singapura terkait degnan proyek pembangkit listrik di Kabupaten Deiya, Papua. Keduanya dijerat dengan Pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Di dalam surat dakwaan, Dewie dan Bambang diduga menerima pemberian sebesar 177.700 dollar Singapura dari kepala Dinas Kabupaten Deiya yakni Irenius Adi dan juga seorang pengusaha yang bernama Setiyadi Jusuf. Mereka memberikan uang tersebut melalui perantara Rinelda Bandaso.

Uang tersebut diberikan bertujuan agar Dewie membantu mengupayakan anggaran dari pemerintah sebesr Rp 50 miliar. Anggaran sebesar Rp 50 miliar tersebut rencananya akan digunakan untuk proyek pembangunan pembangkit listrik di Kabupaten Deiya Papua.

baca juga :

Berita Terkini : Ingin Kebun Rama, Karyawan ICMI Masih Bangga Operasikan Youtube dan Google !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here