Berita Lgbt Terkini: Berbeda Jauh Ketua Lgbt Di Sumut Pinta Diakui Sedangkan Napi Lgbt Ingin Tobat!!

0
728
LGBT-

Berita Lgbt Terkini: Berbeda Jauh Ketua Lgbt Di Sumut Pinta Diakui Sedangkan Napi Lgbt Ingin Tobat!!

Indowarta.com– Ketua Kelompok Perbuatan tidak Senonoh sumut ini, Dika Buntar-Buntar mengharapkan masyarakat untuk menerima keberadaan kaumnya. Ia mengklaim bahwa pihaknya menempuh jalur penegakan HAM untuk memperjuangkan Keberadaan LGBT.

Setiap orang yang lahir didunia ini mempunyai Hak Asasi yang sama. Di Indonesia juga mengadopsi Deklarasi HAM itu yang juga berada dalam UUD 1945. UU Nomor 39 tahun 1999, bahwa setiap orang punya hak yang sama. Negara harus adil.

Dika mengingatkan bahwa kita semua tinggal di negara yang menjunjung tinggi HAM. Bukan hanya Kaum tidak Senonoh saja. Kaum perempuan, buruh, Ahmadiyah, dan lainnya, mereka juga punya hak yang sama. Kita juga harus melihat bahwa manusia itu terlahir dengan keadaan kaum yang beragam.

Dika juga menuturkan bahwa kaum Tidak senonoh di sumut ini bergerak dalam memperjuangkan persamaan Hak. Bahkan ia mengklaim bahwa pihaknya berpartisipasi Aktif dalam ilmu pengetahuan dan juga dalam bidang seni.

Ia juga menambahkan bahwa sasaran dari kelompok ini adalah komunitas, Masyarakat dan juga Negara. Bagaimana supaya Hak Asasi Manusia Tersebut diketahui oleh semua orang. Selebihnya akan di Edukasi.

Pengamat sosial Vudaya dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Anshari Yamah mengatakan bahwa keberadan kelompok Tidak senonoh ini di lingkungan Kampus harus ditindak tegas.

Ia mengatakan bahwa memang tidak boleh diskriminasi. Namun juga tidak di legalkan. Kampus harus bisa menindak tegas terkain dengan hal tersebut.

Jika mereka beraktifitas secara terang terangan dengan sesamanya ini harus diberi sangsi. Bisa berupa peringatan atau skorsing apabila masih menjalani perkuliahan.

Ia menyarankan kepada unsur pimpian universitas untuk membuat sebuah kegiatan yang menunjang kreativitas mahasiswa.

Sementara itu beberapa anggota Ormas Islam yang berada di Bandung melakukan unjuk Rasa didepan gedung Sate. Merea juga mengancam akan menyatakan perlawanan terhadap tindakan perilaku menyimpang tersebut di wilayahnya.

Perwakilan PP Pemuda Persis, Dian Hardiana mengatakan  bahwa Hak Asasi manusia berarti bukan bebas segala galanya dan juga sebebas bebasnya. Sebab yang termasuk asasi atau dasar adalah lelaki menyukai perempuan, begitu pun sebaliknya.

baca juga : Berita Terkini: Pesawat Jatuh Di Malang Sisakan Kisah Sedih Korban, Simak Berikut Ini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here