Ditjen Pajak Bakal Seldiki Orang Penting Indonesia yang Masuk daftar Paradise Paper!

0
249
Copyright©bataranews

Ditjen Pajak Bakal Seldiki Orang Penting Indonesia yang Masuk daftar Paradise Paper!

indowarta.com – Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementrian Keuangan akan bergerak untuk menganalisa tentang Paradise Paper (Dokumen surga) yang beberapa waktu lalu sempat tersiar ke publik.

Dalam dokumen tersebut telah mencatut beberanam orang superkaya di dunia, dan ada juga yang beberapa berasal dari Indonesia. Tentunya dalam Paradise Paper tersebut sudah dilakukan pencocokan data terlebih dahulu.

Ken Dwijugiasteadi, selaku (Ditjen) Direktur Jenderal Pajak mengaku jika pihaknya akan berkerja seperti biasa untuk mengolah data maupun laporan yang mereka terima dari berbagai sumber, dan salah satunya dari Paradise Paper tersebut.

Hal ini tentu sama dengan yang dilakukan oleh Panama Papers dan juga data trangfer uang yang dilakukan melalui Standart Chartered yang menyeruak waktu lalu.

Copyright©bataranews

“Kalau menyangkut pajak pasti sesuai dengan ketentuan saya lihat dulu. Pasti kami kerjakan, seperti Panama Papers, tapi haslnya tidak bisa diumumkan ke publik,” ucap Ken seperti dikutip dari laman Liputan6.

Didalam Paradise Paper ini, isinya berupa 13,4 juta dokumen yang didalamnya ada sekitar 13,4 juta dokumen yang berisi mengenai caratan kekayaan tersembunyi dari para elite dunia, termasuk orang Indonesia.

Dan dengan adanya era pertukaran data secara otomatis untuk kepentingan perpajakan yang bernama Automatic Exchange of Infromation (AEoI) pada September 2018 mendatang, maka pihak Ditjen Pajak ini pun kedepannya nanti bisa langsung meminta data informasi dari Wajib Pajak Indonesia yang ada di luar negeri.

Dalam data Paradise Paper kemarin, telah terungkap ada salah satu nama yang tercatat didalamnya yakni ketua umum dari Partai Gerindra yaitu Prabowo Subianto.

 

Baca juga: Perushaan Prabowo dan Sandiaga Uno Tersangkut Paradise Papers!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here