Bukan Hanya Gojek, Ini Syarat Sri Mulyani Untuk Jadi Agen Pajak!

0
141
Sri Mulyani

Bukan Hanya Gojek, Ini Syarat Sri Mulyani Untuk Jadi Agen Pajak!

Indowarta.com– Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak ini masih terus berupaya untuk memberikan sebuah kemudahan bagi para wajib pajak (WP) untuk bisa menyampaikan SPT tahunan dan membuat Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Tidak hanya membuat layana online saja melalui website resmi, juga bisa melalui penyedia Jasa Aplikasi atau Application Service Provder (ASP).

BACA JUGA : Jadi Mitra GoJek, Kualitas Hidup Driver Jadi Meningkat!

Direktur Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Iwan Guniardi telah mengatakan bahwa siap saja nantinya bisa menjadi ASP ataupun Agen Pajak.

Setelah pada sebelumnya Gojek ini telah menyatakan bahwa mereka ingin menjadi ASP, maa perusahaan lain juga bisa menjadi ASP dengan mengajukan keinginan ke dalam DJP dan juga tidak dibatasi asal memnuhi persyaratan yang sudah ditentukan. Dirinya telah menjelaskan “Kalau sistem IT dan security nya cukup bagus, saya pikir enggak terlalu sulit untuk jadi ASP”.

Menurut dirinya, bila ada perusahaan baru yang telah mengajukan untuk bisa menjadi ASP ataupun agen paja, pihaknya ini akan melakukan penilaian terlebih dahulu terhadap sistem IT dan juga keamanannya. Jadi tidak sembarang perusahaan nantinya akan bisa menjadi ASP jika memang tidak memenuhi syarat yang sudah ditentukan.

BACA JUGA : Tips Berkendara Bebas Dari Razia Operasi Zebra!

Dirinya telah menegaskan “Setiap penambahan servis harus dilakukan asessment lagi. Jadi walaupun siapa saja bisa jadi ASP, tapi kita lakukan secara prudent”. Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) yakni Sri Mullyani ini telah menegaskan bahwa Gojek bukan sebagai agen pembuatan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), namun Gojek hanya memberikan fasilitas mitranya untuk membuat NPWP dan juga SPT agar menjadi lebih mudah dan juga simpel.

Sri Mulyani mengatakan bahwa mendengarkan apa saja masukan dari tim Gojek mengenai pendataran NPWP melalui e-filling. Pihak Kemenkeu masiah akan terus berkoordinasi dengan tim Gojek akan seperti apa nantnya sistem yang digunakan setelah permintaan tersebut.

Sri Mulyani pada hari Rabu kemarin telah mengatakan “Kami dengar saja. Apakah itu kerja sama yang bisa system by system yang integrated ataukah cara yang lain. Saya akan serahkan ke tim teknis. Saya enggak paham apakah datanya langsung diimpor. Atau sistemnya bisa langsung dipakai”.

baca juga :

Heboh Driver GoJek Masuk Gerai Louis Vuitton!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here