Hari Pahlawan 10 November Tak Cukup Diperingati dengan Perayaan!

    0
    155
    Hari Pahlawan
    Copyright©liputan6

    Hari Pahlawan 10 November Tak Cukup Diperingati dengan Perayaan!

    Indowarta.com– Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (Sekjen PPP) yakni Asrul Sani telah menilai bahwa hari pahlawan ini tidak cukup hanya diingat saja dan juga diperingati dengan peryaaan saja. Menurut dirinya perlu jgua refleksi dan juga pembaharuan penyadaan diri terkait apakah yang selama ini kita lakukan ini sudah sesua dengan garis perjuangan para pahlawan atau tidak.

    baca juga : Perusahaan Pak Prabowo Itu Terdiri dari Dua Kata, Bukan . .

    Asrul Sani pada hari Rabu 8 November 2017 ini telah mengatakan “Hari Pahlawan seyogianya tidak cukup hanya diingat dan diperingati dengan upacara, membuat spanduk, atau meme saja. Ada satu hal yang semestinya dilakukan oleh kita semua, khususnya mereka yang menjadi penyelenggara negara,”.

    Satu hal itu menurut Asrul berupa refleksi dan juga pembaharuan penyadaran diri. Penyadaran diri terkait apakah yang dilakukan sepanjang menjadi penyelenggara negara ini sudah berada di dalam garis perjuangan para pahlawan ataupun belum. Asrul telah mengatakan “Garis perjuangan yang dulunya diperjuangkan dan dipertahankan oleh para pendiri bangsa dan pahlawan negara ini”.

    Hari Pahlawan
    Copyright©indoberita

    Selain itu Asrul juga telah menjelaskan bahwa garis perjuangan tersebut adalah empat tujuan bernegara yang dipatrikan di dalam Pembukaan UUD RI 1945. Terutama adalah tiga poin pertama yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan juga seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum dan juga telah mencerdaskan bangsa.

    Manifestasi dari refleksi tersebut, Asrul ini telah menuturkan adalah sikap melaksanakan tugas dengan baik dan juga tidak melakukan tindakan koruptif. Hal ini di dalam artian bukan hanya tidak mengambil sesuatu dari negara yagn bukan hanya, namun juga tidak memanfaatkan jabatannya untuk menyebabkan kerugian negara.

    baca juga : Bukan Hanya Gojek, Ini Syarat Sri Mulyani Untuk Jadi Agen Pajak!

    Menurut dirinya, Manifestasi seperti itulah yang harus setiap orang di bangsa ini terus evaluasi. Baik itu untuk diri sendiri dan juga disebarkan ke masyarakat. Asrul menuturkan bahwa jika sudah melakukan itu kita sudah memperingati Hari Pahlawan tidak sekadar melalui cara seremonial.

    Hari Pahlawan telah diperingati setiap tanggal 10 November tiba. Tanggal itu merupakan waktu yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia.

    baca juga :

    10 Pahlawan Revolusi yang Jadi Korban Kekejaman G30SPKI!

     

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here