Jokowi Tetapkan Laksamana Malahayati Sebagai Pahlawan Nasional!

    0
    259
    Laksamana Malahayati
    Copyright©okeinfo

    Jokowi Tetapkan Laksamana Malahayati Sebagai Pahlawan Nasional!

    Indowarta.com– Nama pahlawan baru ini telah ditetapkan setiap tahunnya menjelang hari Pahlawan Nasional. Pada tahun ini telah terdpat empat nama baru yang ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

    baca juga : Perusahaan Pak Prabowo Itu Terdiri dari Dua Kata, Bukan . .

    Presiden Joko Widodo ini telah menetapkan sebanyak empat nama Pahlawan Nasional baru di Istana Negara yang terletak di Jalan Veteran Jakarta Pusat pada hari Kamis 9 November 2017. Perwakilan ahli waris dari empat tokoh heroik ini telah menerima plakat pahlawan nasional dari Joko Widodo.

    Empat pahlawan nasional yang ditetapkan itu adalah Laksamana Malahayati dari Aceh, Zainuddin Abdul Madjid dari NTB, Mahmud Riayat Syah dari Kepri, dan pendiri HMI Lafran Pane dari Yogyakarta. Penetapan empat tokoh pahlawan ini berdasarkan dari Kepres No 115/TK/Tahun 2017. Surat keputusan ditandatangani Jokowi pada 6 November 2017.

    Laksamana Malahayati
    Copyright©boombastis

    Jokowi telah memimpin mengheningkan cipta terlebih dahulu sebelum menyerahkan plakat pahlawan nasional. Di dalam acara ini, juga turut hadir Wakil Presiden Jusuf Kalla, menteri kabiner kerja dan juga tokoh nasional yang lainnya.

    baca juga : Bukan Hanya Gojek, Ini Syarat Sri Mulyani Untuk Jadi Agen Pajak!

    Laksamana Malahayati atau Keumalahayati ini adalah laksamana wanita pertama di dunia. Dirinya pernah memimpin pasukan yang telah terdiri atas para janda perang pada abad ke 16.

    Sementara itu Lafran Pane yang merupakan pendiri HMI ini pernah menjadi tokoh muda perintis kemerdekaan. HMI yang telah dia dirikan ini telah memunculkan para kader yang mengisi beberapa temapt di pemerintahan, legislatif, hinga yudikatif.

    Ada juga Zainuddin Abdul Madjid yang merupakan pendiri ormas Islam terbesar di NTB yakni Nahdlatul Wathan. Dirinya merupakan salah satu ulama kharismatik yang juga merupakan kake dari Gubernur NTB pada saat ini.

    Lalu ada juga Sultan Mahmud Riayat yang merupakan sosok yang telah konsisten melawan penjajahan. Kapal milik Belanda pernah dia tenggelamkan pada tahun 1782.

    Menjelang hari Pahlawan ini, prajurit TNI di Aceh telah beramai-ramai membersihkan situs cagar budaya yakni makam Laksamana Malahayati. Mereka pun bergotong royong hingga mengecat pagar makam Laksamana Malahayati. Gotong royong yang telah dilakukan ini melibatkan 120 personel Komando Distrik Militer (Kodim) 0101/BS dan Dinas Sosial Aceh Besar.

    baca juga :

    Hari Pahlawan 10 November Tak Cukup Diperingati dengan Perayaan!

     

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here