Temuan Mahasiswa Surabaya Soal Jintan Sebagai Obat Kanker!

0
466
Ilustrasi Kanker
Copyright ©Ilustrasi

Temuan Mahasiswa Surabaya Soal Jintan Sebagai Obat Kanker!

Indowarta.com Kanker merupakan penyakit penyebab kematian terbesar. Operasi, kemoterapi, dan radiasi merupakan beberapa cara yang dapat dilakukan untuk pengobatan penyakit tersebut. Namun sejumlah pengobatan itu akan dapat menimbulkan resiko yang cukup tinggi, seperti kerusakan jaringan serta resistensi kepada obat anti kanker.

BACA JUGA : Kanker Payudara Lebih Mudah Diobati Jika. . .

Hal tersebutlah yang menjadi latar belakang seorang mahasiswa dari Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) bernama Erdi Malutama, untuk dapat memunculkan pengobatan kanker yang memiliki resiko cukup rendah.

Dia menemukan solusi dari permasalahan ini, yaitu memanfaatkan ekstrak etanol biji jitan hitam (Nigella sativa) yang dapat berfungsi untuk penghambat pembentukan pembuluh darah baru atau antiangiogenesis.

WAJIB BACA :  Daun Sirsak, Obat Alami Penyakit Kanker!

Dia bersama dengan mahasiswa lainnya, yaitu E. Kristin Yuliana, Stella Calista Paramitha, Albert Sebastian Gani, dan Bernardus Dedyanus Lusiano Tabore Kelan telah memilih biji jitan hitam, karena bahan tersebut memiliki kandungan senyawa aktif timokuinon yang dapat berguna untuk penekan pertumbuhan kanker.

Penelitian Jitan Hitam
Copyright ©SurabayaTIMES

Kanker telah disebabkan karena adanya pertumbuhan sel jaringan tumbuh yang tidak normal, kemudian sel itu terus membutuhkan nutrisi agar dapat berkembang dan tumbuh sehingga dapat memberikan efek pengeluaran zat pertumbuhan (angiogenesis).

BACA JUGA : Keseringan Jajan di Kaki Lima Bisa Memicu Kanker?

“Seperti yang kita ketahui, selama ini terapi kanker yang digunakan biasanya melalui operasi, radiasi dan kemoterapi dan dirasa masih kurang efektif karena menyebabkan beberapa dampak seperti kerusakan jaringan, terjadinya perubahan bentuk jaringan dan kekebalan terhadap obat tertentu. Untuk itu kami mencoba mencari terapi yang lebih aman untuk mengatasi penyakit kanker,” papar Erdi terkait penelitian mereka.

WAJIB BACA :  Kenapa Kanker Paru Sulit Dideteksi?

Penelitian yang telah dilakukan dalam kurun waktu satu tahun ini telah menggunakan Basic Fibroblast Growth Factor (bFGF) yang memberikan ransangan pada zat pertumbuhan angiogenesis untuk mahluk hidup (in vivo). Dalam penelitian untuk pengobatan kanker ini, dia menggunakan ayam telur sebagai mahluk hidup.

“Kami memilih telur ayam berembrio karena harganya murah dibandingkan media penelitian lainnya, juga mudah didapatkan, mudah dilakukan, pembentukan pembuluh darahnya bagus dan waktu penelitian lebih singkat,” jelas Stella.

BACA JUGA : Keseringan Jajan di Kaki Lima Bisa Memicu Kanker?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here