Kisah Suami Tembak Istri, Dokter Helmi Pernah Dipecat Lantaran Perkosa Karyawan!

0
519
Suami Tembak Istri
Copyright©tstatic

Kisah Suami Tembak Istri, Dokter Helmi Pernah Dipecat Lantaran Perkosa Karyawan!

Indowarta.com– Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana ini telah mengatakan bahwa dokter Helmi ini diduga pernah melakukan pemerkosaan terhadap seorang karyawan di sebuah klinik di kawasan Jakarta Timur. Helmi ini merupakan pelaku penembak mati Dokter Lety yang juga merupakan istrinya sendiri.

BACA JUGA : Ustadz Ahmad Alhabsyi Dipolisikan Soal KDRT!

Sapta pada hari Kamis 9 November 2017 ini telah mengatakan “Dia pernah kerja di sebuah klinik cuma dipecat karena kasus pemerkosaan”. Namun pada saat itu korban tidak membaut laporan ke polisi. Sapta telah mengatakan “Korban tidak membuat laporan kasus pemerkosaan ke kita”.

Di klinik Az-Zahra, Jakarta Timur miliknya, Letty telah ditembak oleh Helmi kurang lebih pada pukul 14.00 WIB. Pada saat itu sang korban tengah bersama dengan dua karyawannya di ruang pendaftaran klinik dan secara tiba-tiba sing pelaku pun datang.

Suami Tembak Istri
Copyright©garudanews

Korban pun keluar ruangan untuk menghampirinya pada saat mengetahui kedatangan sang suami. Tidak lama setelah itu, korban dan juga pelaku ini telah terlibat cekcok hingga telah terdengar suara letusan tembakan sebanyak enam kali.

Pelaku pun langsung melarikan diri setelah melakukan penembakan tersebut. kejadian Suami Tembak Istri ini pun sudah tidak terhindarkan lagi. akibat dari peristiwa Suami Tembak Istri ini, sang istrin pun telah ditemukan meninggal dunia akibat dari terkena tembaka si pelaku. Pada saat ini pelaku Suami Tembak Istri yakni Helmi telah menyerahkan diri ke Mapolda Metro Jaya.

BACA JUGA : Viral Video Bocah SMP Meraung Dan Peluk Motor Saat Ditilang!

Pada saat ni, atas tindakan yang sudah dia lakukan, pelaku telah terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya pada hari Kamis 9 November 2017 malam hari ini telah mengatakan “Pelaku bisa dikenai pasal pembunuhan, bisa Pasal 340 KUHP dan 338 KUHP,”.

Adapun bunyi dari Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana sebagai berikut: “Barangsiapa dengan sengaja dan dengan direncanakan lebih dahulu menghilangkan nyawa orang lain, dihukum karena pembunuhan direncanakan dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara sementara selama-lamanya dua puluh tahun”.

Sementara Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan berbunyi: “Barangsiapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun”.

baca juga :

Cerita Tragis Suami Tembak Istri, dr Letty Sultri Meregang Nyawa Usai ditembak 6 Kali!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here