Berita Terkini : Gandeng NU, BPJS Ketenagakerjaan Perluas Keanggotaan !

0
838
BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terkini : Gandeng NU, BPJS Ketenagakerjaan Perluas Keanggotaan !

Indowarta.comBPJS Ketenagakerjaan  kini berkerjasama dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ingin memberikan perlindungan Jaminan Sosial untuk warga Nahdiiyin. Bertempat di Kantor Pusat PBNU, hadir dalam penandatanganan nota kerjasama ini yakni Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto dan Ketua Umum PBNU yakni Said Aqil Siradj.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerajaan yakni Agus Susanto mengatakan bahwa BPJS Ketenagakerjaan telah menyambut kerja sama dengan PBNU ini dengan senang hati. Kerjasama ini merupakan wujud dari BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan secara menyeluruh kepada pekerja yang berada di Indonesia.

Ilyas Lubis yang merupakan Direktur Perluasan Kepesertaan dan HAL BPJS Ketenagakerjaan menyebutkan bahwa kerjsama yang berhasil dijallin ini telah memberikan perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan untuk para pengurus PBNU, baik untuk pekerja yang menerima upah atau pekerja yang bukan penerima upah.

Hal ini dilakukan agar para pekerja lebih tenang dan fokus dalam berkerja. Rencananya BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya menjalin kerjasama dengan PBNU saja, BPJS Ketenagakerjaan akan terus memperluar kepesertaan pada organisasi masyarakat dan juga keagamaan lainnya. jadi semakin banyak tenaga kerja yang terlindungi pada program BPJS Ketenagakerjaan ini.

BPJS Ketenagakerjaan

Tidak hanya sekedar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaa saja, pemahaman mengenai manfaat dari program ini juga harus diketahui oleh anggota PBNU. Oleh sebab itu, BPJS Ketenagakerjaan dan Nahdlatul Ulama akan bersama-sama atau secara mandiri akan mengadakan sosialisasi dan juga edukasi dari Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada pengurus dan anggota Nahdlatul Ulama.

Untuk kedepannya, BPJS Ketenagakerjaan ini akan menerbitkan co branding Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama (KARTANU) dengan program BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini dimaksudkan agar nantinya warga Nahdlatul Ulama yang sudah memiliki KARTANI ini akan sekaligus menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Model bisnis ini dibuat setelah penandatanganan MOU dilaksanakan.

Kegiatan ini akan menjadi awal dari kersama BPJS Ketenagakerjaan dengan organisasi masyarakat dan keagamaan. Diharapkan semua organisasi masyarakat dan keagamaan yang berada di Indonesia akan bisa dirangkul oleh BPJS Ketenagakerjaan.

baca juga :

Berita Terkini : Bupati Subang Ojang Suhandi Siap Bantu Bongkar Kasus BPJS Kesehatan di Subang !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here