Pencegahan Setya Novanto Ke Luar Negeri Sudah Sesuai dengan Hukum . .

0
425
febri
Copyrigth©nasional.harianterbit

Pencegahan Setya Novanto Ke Luar Negeri Sudah Sesuai dengan Hukum . .

Indowarta.com – Agar tidak terkendala saat melakukan penyelidikan terkait dengan kasus korupsi pengadaan e-KTP, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah melakukan pencegahan keluar negeri kepada 9 orang yang berhubungan dengan adanya kasus ini, yang salah satunya adalah Ketua DPR Setya Novanto.

BACA JUGA : KPK Tak Pernah Bocorkan Soal Sprindik Setya Novanto!

“Dicegah baik dalam status sebagai saksi ataupun dalam status sebagai tersangka,” ungkap juru bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta pada Kamis 9 November 2017.

Febri menyatakan, adanya larangan keluar negeri kepada 9 orang tersebut sudah sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Oleh kerena itu, sekarang ini Setya Novanto tidak bisa lagi untuk melakukan perjalanan ke luar negeri.

WAJIB BACA :  Saat Otto Hasibuan Dapatkan Cibiran Ketika Jadi Pengacara

“Ada UU KPK disana, ada UU imigrasi yang secara jelas mengatur bahwa dalam proses penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan KPK bisa memerintahkan instansi terkait untuk melarang seseorang ke luar negeri dan di UU disebutkan hal itu secara jelas,” jelas dia.

Dia mengatakan, KPK masih dapat memberikan larangan kepada Setya Novanto untuk keluar negeri, walau sebelumnya diketahui kalau Ketua Umum Partai Golkar tersebut memenangkan praperadilan.

KPK
Copyright©rilis

“Karena dalam putusan praperadilan sendiri hakim menolak untuk mengabulkan permintaan pencabutan pencegahan ke luar negeri yang diajukan dalam praperadilan tersebut,” ujar Febri.

BACA JUGA : Ketika Dua Pimpinan KPK Ini Mulai ‘Diguncang’ Oleh Setya Novanto!

Pencegahan keluar negeri terhadap Setya Novanto, kata Febri, merupakan langkah KPK yang diambil berkaitan dengan proses penyelidikan dengan tersangka ASS dalam kasus korupsi e-KTP tersebut. “Jadi subjek dan objek yang berbeda dengan materi di praperadilan tersebut,” tuturnya.

WAJIB BACA :  Setya Novanto Kokoh di Puncak Pimpinan Golkar!

Febri mengatakan, adanya surat penerbitan pencegahan keluar negeri kepada sembilan orang itu telah dinyakininya sesuai dengan kewenangan dari KPK. Sehinga berkaitan dengan itu tidak ada unsur penyalahgunaan wewenang.

“Juga tidak ada pemalsuan atau sejenisnya,” ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, pihak Setya Novanto telah melaporkan Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang kepada Badan Reserse Kriminal Polri, kerena adanya pencegahan keluar negeri tersebut. Mereka telah menilai kalau sudah membuat serta menggunakan surat palsu untuk melakukan pencegahan itu.

BACA JUGA : Terlihat Tidur di Pernikahan Kahiyang Ayu, Setya Novanto Sebut Dirinya Khusyuk!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here