Benarkah Tarif BPJS Kesehatan Akan Naik?

0
212
BPJS Kesehatan
Copyright©bidikbanten

Benarkah Tarif BPJS Kesehatan Akan Naik?

Indowarta.com – Terus terjadi defisit pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang sekarang ini bahkan sudah mencapai Rp 9 triliun. Ada salah satu hal yang dapat untuk menutupi adanya defisit ini yaitu kenaikan iuran kepada anggotanya. Namun apakah adanya kenaikan iruan BPJS Kesehatan ini akan dilakukan?

BACA JUGA : BPJS Kesehatan Sosialisasikan Jaminan Kesehatan di 9 Universitas!

Kepala Badan Kebjakan Fiskal (BKP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Suahasil Nazara mengungkapkan, sekarang ini pihaknya masih melakukan komunikasi dengan BPJS Kesehatan. Sampai sekarang ini, kata dia, masih belum adanya keputusan, bahkan pilihan untuk melakukan kenaikan iuran BPJS Kesehatan tersebut.

“Belum putus nih (kenaikan iuran),” kata Suahasil di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Senin (13/11/2017).

Dia menjelaskan, disamping adanya opsi kenaikan iuran BPJS Kesehatan tersebut, sekarang ini jaminan kesehatan sosial ini masih dalam tahap transisi untuk masuk dalam masa kelanjutan dengan tujuan agar dapat bertahan sebagai industry asuransi.

BPJS Kesehatan
Copyright ©Google

Akan tetapi, Suahasil tidak menyebutkan kalau hal itu wajah terjadi, namun pada intinya BPJS harus melakukan kerja keras untuk mengatasi hal tersebut. Sedangkan untuk opsi kenaikan iuran BPJS Kesehatan ini masih akan dalam tehap pembahasan.

BACA JUGA : Terkait Kasus Bayi Debora, Kenapa Banyak Rumah Sakit Belum Kerjasama dengan BPJS Kesehatan?

“Kita enggak bilang wajar sih, kami bilang berarti you harus kerja lebih keras lagi memperhatikan member baru, mengumpulkan. Jadi kan ada ngambil member baru, ada ngumpulkan revenue dari yang sudah jadi member,” ungkap dia.

Tidak hanya itu, dia menyebutkan, sejumlah memberlama harus tetap dijaga agar mereka tetap membayar iuran BPJS Kesehatan untuk setiap bulannya. Sehingga tidak hanya berfokus pada member baru namun member yang lama tidak melakukan pembayaran.

Oleh karena itu, anggotanya tetap melakukan pembayaran secara tepat waktu untuk kedepannya, dengan cara tetap menjaga member lama yang sudah menggunakan BPJS Kesehatan.

“Member lama dijaga supaya tetap iuran, jangan sampai dia enggak iuran trus sakit, baru lunasin. Setelah dilunasin, di cover, lalu iurannya mesti tepat waktu terus. Jadi you (BPJS) lakukan pager-pagernya sehingga dia suistan, sehingga enggak sekedar, defisit minta duit dong,” tuturnya.

BACA JUGA : Syarat Utama Rumah Sakit Bisa Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here