Berita Hari Ini : Lewat Video Youtube, SBY Minta Pencalonan Tito Karnavian Sebagai Calon Kapolri Bersih Dari Unsur Politik !

0
1455
Susilo Bambang Yudhoyono

Melalui YouTube, SBY Bilang Pemilihan Kapolri adalah HaK Prerogatif Presiden

Indowarta.com – Presiden yang menjabat sebelum presiden Joko Widodo, yaitu presiden RI yang ke keenam Susilo Bambang Yudhoyono menagtkan jika pemilihan Kapolri adalah Hak Prerogatif Presiden dan dia juga meminya agar partai politik utnuk tidak reaktif terhadap penunjukan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Tito Karnavian menjadicalon tunggal yang akan menggantikan Jenderal Badrodin Haiti di kursi Kapolri.

Menuru SBY, melalui perantaranya di anggota DPR, partai politik bisa mengutarakan sikap saat uji kelayakan dan kepatuan terhadap polisi yang bergelut di bidang terrisme itu.

“ Dalam hal ini parpol tidak tepat jika memberikan dukungan atau memberi penelokan. Biarlah proses pengankatan Kapolri tersebut steril dari politik,” pungkas SBY.

Dirinya juga ikut menanggapi beragam respons parpol setelah Presiden Joko Widodo resmi menjadikan Tito sebagai calon tunggal Kapolri.

SBY menuturkan , penunjukan Tito sebagai calon Kapolri semua itu merupakan Hak Prerogatif Presiden sehingga apapun keputusan yang telah di tentukan oleh presiden harus di hargai dan hormati.

“ Seperti yang di katakan di dalam Undang-Undang jika sudah ada peresmian oleh Presiden siapa calon kapolri, maka kepada DPR presiden meminta persetujuannya, disitulah peran DPR melalui pleno akan memberikan yang di harapkan pemimpinya,” ujar SBY.

Dalam vidio Youtube tersebut Susilo bambang Yudhoyono mengimbuhkan baik politisi yang menerima ataupun menolak bisa menyatakan alasannya.

Dengan begitu, ada sikap resmi yang tertuang dari partai mengenai tujuan Tito dan menilai apakah Tito layak menjadi Kapolri atau tidak.

Dalam pencalonan Kapolri tersebut, ada juga uji kelayakan dan keptutan terhadap calon Kapolri dan uji itu akan dilakukan pekan depan oleh Komisi III DPR.

Rencananya hari Senin (20/6/2016) yang nanti akan diadakan Rapat Badan Musyawarah memutuskan penyelenggaraan rapat paripurna untuk membahas surat Presiden Jokowi terkait dengan pencalonan Tito Karnavian sebagai calon tunggal Kapolri menggantikan Jenderal Badrodin Haiti yang akan memasuki pensiun.

Walupn rapat paripurna akan di lakukan pada Senin (20/6/2016), hal itu di pastikan tak akan mengganggu tahapan Fit and proper test yang akan di lakukan Komisi III terhadap calon tunggal Kapolri yaiti Tito Karnavian.

Baca Juga : Banjir Rendam Kota Padang, Warga Dievakuasi Ke Mesjid, BPBD Tanggap Turunkan Tim Siaga !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here