Menanti Sidang Vonis Buni Yani Hari Ini!

0
124
Menanti Sidang Vonis Buni Yani Hari Ini
Copyright ©Tirto

Menanti Sidang Vonis Buni Yani Hari Ini!

Indowarta.com – Selasa, 14/11/2017 Majelis hakim M. Saptono telah pimpin persidangan, saat ini sidang vonisnya rencana akan di selenggarakan di gedung Arsip dan perpustakaan di jalan Seram, Kota Bandung.

Nasib dari Buni Yani yang memiliki kaitan dengan kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Indonesia dan juga Transaksi Elektronik (ITE) yang akan ditentukan hari ini. Sang Hakim akan berikan keputusan apakah Buni Yani telah bersalah atas dakwaan dengan menyebar dan memotong video Basuki Tjahaja Purnama kerap disebut Ahok pada saat beliau melangsungkan pidatonya di Kepulauan Seribu.

Baca Juga PPP Modal Berharga Gaet Dukungan Partai Dibalik Tingginya Elektabilitas Jokowi!

Hal ini nampaknya seperti di persidangan sebelumnya, sidang Buni Yani hari ini akan mengundang massa pendukungnya. Adapun prediksi jumlah massa yang akan meningkat dari pada sidang-sidang sebelumnya.

Menanti Sidang Vonis Buni Yani Hari Ini
Copyright ©Tirto

Pihak kepolisian juga sudah siaga untuk amankan jalannya persidangan. Sebanyak 800 personel gabung dari Polrestabes Bandung, Polda Jabar dan juga TNI sudah disiapkan.

Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo di Mapolrestabes Bandung, pada Senin (13/11) mengungkapkan “Jumlah personil dipertebal dua kali lipat dari sidang sebelumnya. Pola pengamanan kita menggunakan ring. Ada ring satu sampai ring empat.”

Baca Juga Dijadwalkan Berkunjung Ke NTT, Setya Novanto Mangkir Lagi?

Nampaknya juga untuk pengamanan sidang akan berlangsung ketat. Selain akan siapkan metal detector di pintu masuk ruang sidang, ada juga para pengunjung yang di larang bawa tas dalam rungan.

Adapun ungkapan dari Hendro,”Kira akan periksa dahulu pengunjung sidang. Kita siapkan juga tempat penyimpanan tas. Karena pengunjung tidak boleh membawa tas ke dalam ruangan.”

Dalam laporan hal ini sekitar 500 massa yang akan ikut serta menghadiri persidangan Buni Yani. Tetapi pihaknya akan batasi massa yang masuk dalam ruangan sidang. “Kita batasi sesuai kapasitasnya seratur orang. Massa akan difokuskan di Jalan Seram,” imbuhnya.

Baca Juga Prabowo Sebut Elite Indonesia Saat Ini Sudah Lupa dengan Rakyat!

Pada dakwaan pertama untuk Buni Yani akan melakukan penghapusan kata ‘pakai’ dalam pidato Ahok yang videonya sudah di unggah Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfomas) Pemprov DKI Jakarta. Buni Yani telah didakwa langgar Pasal 32 ayat 1 juncto Pasal 48 ayat 1 Undang- Undang Nomor 19 tahun 2016 terkait informasi dan Transaksi Elektronik.

Untuk dakwaan kedua, Buni Yani ini telah sebarkan informasi yang sudah menimbulkan rasa kebencian kepada masyarakat dengan memandang suku, agama, ras dan juga antargolongan (SARA). Informasi ini juga disebut oleh jaksa Andri yang bermula dari postingan Buni Yani di Facebook.

Untuk perbuatan Buni Yani kini telah didakwa jaksa dengan dakwaan kedua yaitu melanggar adanya Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 atay (2) Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 yang berisikan Indonesia dan Transaksi Elektronik Juncto Pasal 45A ayat (2) Undang-Undang nomor 19 tahun 2016 bersisikan tentang Informasi dan Transaksi Elektronik adanya perubahan atas Undang-undang nomor 11 tahun 2008 mengenai isi adanya Informasi dan Transaksi Elektronik. Dengan hal uitu maka jaksa telah mevonis Buni Yani dengan hukuman penjara selama 2 tahun.

Namun, pengacara Buni Yani sangat berharap kalau majelis hakim memutuskan perkara kliennya dengan sangat adil. Sang pengacara juga meminta hakim memberikan vonis untuk bebaskan kliennya.

Ungkap pengacara Buni Yani bernama Aldwin Rahadian dengan keterangan tertulis pada, Senin (13/11),”Adapun terhadap vonis hakim kelak kami memohon supaya terdakwa Buni Yani, klien kami dapat dibebaskan (vrijspraak) atau setidaknya dilepas (ontslag van alle rechtsvervolging).”

Baca Juga Nasdem Ngaku Tulus Ikhlas Berjuang Bersama PDIP di Pilgub Jateng!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here