Anies Baswedan Rencanakan Cabut Larangan Kegiatan Keagamaan di Monas, Ini Pesan Said Aqil . . .

0
224
Anies Baswedan
Copyright ©wartakota

Anies Baswedan Rencanakan Cabut Larangan Kegiatan Keagamaan di Monas, Ini Pesan Said Aqil . . .

Indowarta.com – Kabarnya Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan akan mencabut larangan kegiatan keagamaan di Monumen Nasional (Monas) di Jakarta. Jika benar maka kegiatan keagamaan boleh dilakuan kembali di sekitar area Monas.

Mengenai kabar itupun langsung ditanggapi oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Said Aqil Siradj. Dia mewanti-wati Gubernur DKI yang baru jika ingin membuka kawasan Monas intuk kegiatan keagamaan serta kebudayaan dan kesenian.

Said Aqil mendukung langkah yang dilakakukan oelh Anies Baswedan jika benar-ebnar untuk agama dan tidak untuk kepentingan politik. ‘Kalau betul-betul untuk agama saya dukung, tapi kalau dibelakangnya ada target politik, kepentinagn sesaat atau jangka pendek, maka saya akan menentangnya. Saya berharap agama jangan dijadikan kepentinagn politik’ ujarnya saat ditemui di kantornya, di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat pada Senin, 13 November 2017.

WAJIB BACA :  Beda Anies Baswedan dan Ahok Perlakukan Tim Gubernur Bentukan Jokowi!

Said menambahkan jika dirinya akan mendukung secara penuh jika rencana itu dimaksudkan bukan hanya untuk kegiatan agama islam, namun juga untuk kegiatan ibadah agama lain. ‘Kalau betul-betul acara keagamaan mau Maulid Nabi, doa bersama atau acara agama lain akan saya dukung. Selain itu mau di Monas, di Senayan atau diamna saja asalkan benar-benar akan saya dukung penuh’ sambungnya.

Anies Baswedan
Copyright ©Nasionalkompas

Said menegaskan, apa pun kegiatan agamanya, jika memiliki tujuan politik itu tidak boleh dilakukan. Namun kecuali sebaliknya misialnya politik untuk agama itu masih diperbolehkan atau sama halnya bisnis untuk agama.

‘Agama tidak boleh untuk politik, tapi sebaliknya boleh politik untuk agama. Bisnis untuk agama jangan agama untuk bisnis’ ujar Said.

WAJIB BACA :  Beda Anies Baswedan dan Ahok Perlakukan Tim Gubernur Bentukan Jokowi!

Aturan tentang kegiatan keagaaman di Monas tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta Nomor 150 Tahun 1994 tentang penataan Penyelenggaraan Reklame di Kawasan Taman Medan Merdeka (Monumen Monas). Kemudian juga dari SK Gubernur DKI Jakarta Nomor 4 Tahun 2004 tentang Penyelenggaraan Relame dan bentuk Baliho, Umbul-Umbul dan Spanduk di Jakarta.

Sebelumnya diberitakan bahwa Anies Baswedan membuka kawasan Monas untuk kegiatan keagamaan, kebudayaan dan kesenian masyarakat. Anies yang resmi menduduki kursi pimpina DKI bulan Oktober lalu mengubah peraturan gubernur yang mengatur mengenai kegiatan keagamaan di sekiar Monas tersebut.

‘Kegiatan kebudayaan, kesenian ataupun pengajian itu tidak boleh dilakukan. Tak hanya kegiatan keagamaan saja, nanatinya ada perubahan peratugan gubernur’ ujar Anies saat ditemui di Balai Kota Jakarta pada Senin, 13 November 2017.

Baca juga : Pertama Kali Anies Baswedan Mendarat di Kepulauan Seribu!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here